September 25, 2018
Perbaikan dan Perawatan Mobil

Tips serta Cara Memperbaiki Oli Mobil yang Bocor

Jakarta, BeliOnderdil.comSebagai seorang pengendara sekaligus pemilik mobil, pernahkah Anda menemui oli mesin yang berkurang? Oli mesin yang berkurang dengan sendirinya tersebut bisa terjadi karena bocornya karter oli yakni pada bagian baut penyumbat lubang penguras oli. Umumnya hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti baut yang sudah dol, kurang kencang atau pemasangan baut tidak sesuai spesifikasi dan sebagainya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Blog BeliOnderdil akan memberikan tips agar baut karter oli tetap dalam kondisi yang baik-baik saja sehingga kebocoran oli tidak terjadi. Berikut ulasannya :

  1. Ring jangan dilupakan

Pada umumnya, baut karter oli dilengkapi dengan komponen berupa ring, ring tersebut memiliki kegunaan yang begitu penting, tak hanya untuk mencegah pemasangan terlalu kencang yang membuat dol, ring ini juga berguna sebagai perapat untuk mencegah kebocoran oli. Namun, tak jarang ring ini tidak ikut terpasang, entah karena bercampur dengan oli bekas atau justru jatuh bahkan hilang. Pada intinya, mengingat perannya yang begitu penting,  ring ini harus terpasang dan jika hilang segeralah ganti dengan yang baru. Anda tak perlu lagi menggunakan seal tape jika ring ini sudah terpasang pada tempatnya.

  1. Menggunakan seal tape

Bila baut dari karter oli tersebut tidak dilengkapi ring, Anda boleh menggunakan seal tape sebagai pengganti untuk mencegah terjadinya kebocoran oli di bagian karter. Tetapi penggunaan ring sebenarnya lebih disarankan. Namun jika Anda lebih memilih ingin menggunakan seal tape, gunakan secukupnya dan jangan terlalu banyak hingga membungkus semua ulir baut. Perlu Anda ketahui, bila terkena panas, seal tape ini akan terlepas dan akhirnya bercampur dengan oli mesin yang dapat menganggu kinerja sistem pelumasan mobil.

  1. Kekencangan

Karter oli yang tidak kencang juga dapat menyebabkan kebocoran oli. Oli pun dapat merembes jika komponen tersebut kurang kencang. Namun, jika terlalu kencang komponen tersebut akan dol dan juga dapat menyebabkan kebocoran. Untuk itu, kencangkan baut karter oli dengan kunci ring yang ukurannya sesuai dengan kekencangan yang pas hingga terasa berat dalam memutar kunci, ingat jangan mengencangkan dengan kekuatan penuh, intinya kencangkan hingga baut tersebut sudah terpasang dengan sempurna.

  1. Jangan miring

Masih berhubungan dengan cara pemasangan, pastikan baut dari karter oli terpasang dengan benar dan tidak miring. Bila pemasangan baut miring, maka akan terasa berat dan merusak ulir pada baut dan karter. Hal ini dapat membuat baut dol dan jika oli ditambahkan akan merembes melalui baut penguras oli. Untuk itu agar tidak miring, pasang baut dan kencangkan terlebih dahulu. Kemudian, setelah terpasang kencangkan dengan kunci.

  1. Jangan disealer

Sealer memang dapat mencegah terjadinya kebocoran oli, tetapi itu hanya sementara. Selepasnya mungkin akan bocor lagi. Jadi daripada menghabiskan banyak sealer, lebih baik diperbaiki bautnya. Lebih aman dan terjamin hasilnya. Jadi, Jangan sekali-kali Anda menggunakan sealer pada baut penguras oli.

Setelah mengetahui tips mencegah oli yang bocor, perlu bagi Anda untuk memahami pula cara memperbaiki oli mesin yang sudah terlanjut bocor. Cara perbaikan oli yang bocor ini memang terbilang tidak mudah dan tidak susah, harga perbaikannya pun bisa dikatakan tidak murah jika memang kerusakan yang terjadi cukup parah. Untuk itu jika oli mesin sudah dipastikan bocor, sebaiknya lakukan perbaikan secepat mungkin sebab jika tidak komponen lain di mobil juga akan ikut mengalami kerusakan.

Lakukan perbaikan oli mesin mobil yang merembes atau bocor dengan langkah-langkah berikut ini :

  1. Setelah Anda mengetahui memang terdapat perembesan atau kebocoran oli mesin, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan ialah menemukan atau mencari penyebab dari oli yang rembes atau bocor tersebut.

  1. Berikutnya, Anda dapat terlebih dahulu membersihkan atau mencuci kolong atau ruang bawah mobil, karena biasanya letak atau sumber bocor tidak dapat dilihat dalam waktu singkat, namun setelah mengamati cukup lama Anda baru dapat mengetahui letak kebocoran tersebut.

  1. Jika kebocoran oli berasal dari bagian tengah mesin, maka bisa jadi letak kebocoran berada di seal kruk as yang terletak di bagian belakang atau seal crankshaft, jika seal tersebut merupakan penyebabnya, segera lakukan penggantian seal hingga tidak ada oli yang merembes lagi.

 

© fijaytekhnik-makmur.blogspot, bursaotomotif.net

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *