August 21, 2018
Oto Tips

Tips Merawat Power Steering Mobil

Power steering merupakan salah satu komponen mobil yang berperan penting dalam mengemudi. Selain itu, Power Steering memiliki fungsi untuk meringankan putaran sistem kemudi kendaraan tanpa harus mengeluarkan tenaga penuh untuk mengendalikan kemudi.

Power steering ini juga menunjang  keamanan dan keselamatan Anda dalam berkendara. Namun, perawatan serta pemeriksaan yang kurang, dapat mengakibatkan power steering menjadi cepat rusak. Hal ini tentu akan merugikan Anda.

Berikut ini, Belionderdil akan memberikan tips bagaimana cara merawat power steering  agar tidak cepat rusak dan tetap dalam performa yang maksimal. Simak ulasan berikut ini :

  1. Hindari jalan yang rusak

Jalan yang rusak, tidak rata, atau berlubang dapat memberikan guncangan atau hentakan yang keras pada as steering, hal ini tentu akan merusak komponen power steering. Untuk menghindari hal tersebut, sebisa mungkin jangan berkendara di jalan yang rusak. Jika memang tak ada jalan lain, usahakan untuk mengemudi secara perlahan dan berhati-hati saat melewati jalan yang tak layak tersebut. Berkendara secara ugal-ugalan di jalan yang rusak tentu membuat umur power steering menurun dan berakhir pada kerusakan.

 

  1. Hindari jalan yang tergenang banjir

Setiap rangkaian atau komponen mobil yang terkena banjir dengan kedalaman tinggi kemungkinan besar akan mengalami kerusakan, terkhusus power steering yang mungkin akan menjadi komponen utama mengalami kerusakan, terutama mobil listrik yang memang dipasang tepat di as setir yang sejajar dengan as roda. Komponen kelistrikan harus segera diganti jika terendam banjir. Basah pada komponen kelistrikan menyebabkan mobil tidak dapat diperbaiki.

 

  1. Memeriksa umur power steering

Perangkat elektronik seperti power steering ini juga memiliki batas usia pemakaian. Apabila telah digunakan selama sekitar lima tahun, sebaiknya segera diganti agar tak menimbulkan masalah. Jangan menunda penggantian karena ketika mengalami kerusakan, tentu akan mengakibatkan keselamatan Anda terancam.

 

  1. Memeriksa pemakaian power steering

Tak hanya batas usia, power steering juga harus diganti ketika menempuh jarak pemakaian mobil mencapai sekitar 100.000 km. Namun, apabila Anda merupakan seorang pengendara yang mengemudi secara ugal-ugalan di jalan yang rusak kemungkinan sebelum menempuh 100.000 km power steering sudah harus diganti.

 

  1. Perhatikan posisi ban saat parkir

Memarkirkan mobil dengan posisi ban yang tidak benar, seperti berbelok atau tidak lurus sering terjadi. Hal ini tentu akan berdampak pada komponen seperti power steering dan ball joint menjadi cepat rusak. Untuk itu, perhatikan keadaan ban kendaraan Anda setiap sedang memarkirkan mobil.

 

Beberapa hal yang dianggap sepele, dapat membuat kondisi mobil Anda menjadi tidak prima. Untuk itu, tingkatkan kesadaran untuk selalu merawat dan memperhatikan segala komponen atau rangkaian mobil Anda agar selalu bekerja dengan optimal yang tentunya menjaga akan keamanan dan keselamatan Anda saat berkendara.

 

© Merdeka.com

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *