May 26, 2018
Perbaikan dan Perawatan Mobil

Rutinlah Ganti Oli Power Steering agar Stir Tetap Terasa Ringan

Jakarta, BeliOnderdil.comMerawat kendaraan memanglah tidak mudah. Terlebih lagi jika sedang banyak pekerjaan yang diselesaikan, bahkan tidak ada waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Akibatnya, kendaraan pun juga tak terurus. Termasuk urusan mengganti oli, atau hanya sekedar service rutin untuk memeriksa mesin-mesin mobil.

Salah satunya adalah oli power steering. Ada baiknya, rutin mengganti oli power steering, karena hal tersebut dapat mtetap membuat kita merasa nyaman berkendara. Lalu, apa yang disebabkan jika jarang mengganti oli power steering? Berikut penjelasannya.

Kinerja power steering tidak lepas dari pemakaian cairan atau oli. Tidak jauh berbeda dengan bagian mesin lainnya yang membutuhkan pelumas, oli pada power steering pun akan mencapai batas waktu penggantian. Masa pergantian power steering dapat dilakukan setelah mencapai 200 ribu kilometer atau sudah 1 tahun pemakaian. Namun, jika kemudi Anda seketika terasa begitu berat ada kemungkinan Anda harus mengganti oli power steering Anda.

Untuk mengganti oli power steering, cukuplah mudah. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah selang, penjepit atau karet gelang, plastik dan wadah untuk menampung oli bekas. Hal pertama yang dilakukan adalah menemukan tabung reservoir power steering. Untuk dapat menemukannya, bukalah buku manual kendaraan Anda. Langkah selanjutnya adalah mengosongkan oli yang berada dalam reservoir dengan menyedotnya. Pada tabung reservoir terdapat dua selang berbeda yang terhubung. Selang besar yang terhubung pada reservoir merupakan selang tekanan tinggi yang menghubungkan reservoir ke pompa power steering, sedangkan selang yang kecil merupakan selang tekanan rendah yang mengalirkan oli dari gear box power steering ke reservoir. Lepas selang kecil kemudian sambungkan dengan selang tambahan yang ujung satunya bermuara di wadah penampung. Tutup lubang bekas selang kecil yang berada di tabung reservoir untuk menampung oli.

Jika persiapan menguras oli lama power steering sudah siap, tuangkan oli baru ke reservoir hingga batas pengisian. Hidupkan mesinagar oli lama keluar melalui selang kecil, sebaiknya minta bantuan kerabat untuk mempermudah. Sebab, selama proses pengurasan ini tabung reservoir akan menjadi kosong karena mengisi gear box power steering, isi terus dalam proses pengurasan. Hal ini perlu dilakukan agar tak ada udara yang masuk ke dalam power steering.

Saat oli yang keluar sudah menjadi bening karena oli baru, matikanlah mesin. Kemudian kembalikan posisi selang kecil ke tempat semula. Isi reservoir kembali jika ternyata belum mencapai batas maksimal. Langkah selanjutnya adalah memberikan sirkulasi pada sistem power steering untuk mengeluarkan udara yang mungkin masuk saat pengurasan tadi. Nyalakan mesin kembali tunggu beberapa saat, kemudian putar kemudi ke kanan atau ke kiri penuh, dengan jeda sekitar 10 detik putar berlawanan arah kemudian kembalikan ke posisi netral.

Lakukan cara diatas berkali-kali hingga suara getaran akibat sirkulasi tersebut hilang, lalu periksa kembali tingkat oli pada reservoir dan jangan lupa untuk menutup kembali. Luangkanlah waktu untuk sekedar merawat kendaraan. Dan rutinlah mengganti oli power steering agar stir tidak terasa berat saat digunakan.

©rumahbengkel.com

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *