December 15, 2018
Instalasi Suku Cadang

Penyebab Starter Mobil Terasa Berat dan Cara Mendeteksinya

Pernahkah Anda mengalami kesulitan ketika ingin menstarter mobil? Kali ini Blog BeliOnderdil akan memberi informasi mengenai starter mobil yang terasa berat dan beberapa penyebab beserta cara mendeteksinya.

Tentu terasa tidak menyenangkan ketika ingin memulai aktivitas berkendara, namun entah mengapa mobil tiba-tiba sulit untuk ditarter. Terlebih lagi ketika Anda sedang terburu-buru dan ingin segera mengemudikan mobil. Mobil yang sulit untuk distarter dapat terjadi karena beberapa faktor. Faktor utama tentu karena kebiasaan jarangnya merawat serta memeriksa berbagai komponen dan rangkaian mobil.

Berikut ini, akan dijelaskan beberapa penyebab starter mobil yang terasa berat dan cara yang dapat Anda lakukan untuk mendekteksi kerusakannya dengan mudah. Simak ulasan berikut ini :

  1. Tegangan Aki hampir habis

Masalah pertama yang sering Anda temui ketika starter mobil terasa berat ialah disebabkan oleh tegangan aki yang sudah tidak memadai. Hal ini tentu dapat terjadi karena usia pakai atau jangka waktu pemakaian aki telah melampau batas yang ditentukan.

Cara yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksi hal ini ialah melihat multi meter atau volt meter yang terdapat pada aki mobil. Volt meter tersebut akan menampilkan atau menunjukkan sisa tegangan pada aki mobil Anda. Untuk mengatasi hal ini, Anda juga dapat mengganti langsung aki yang tegangannya sudah hampir habis dengan yang baru. Apabila starter kembali menjadi ringan setelah Anda mengganti aki, sudah dapat dipastikan bahwa aki merupakan penyebab utama dari starter yang berat.

  1. Busi yang bermasalah

Kemungkinan kedua yang menyebab starter mobil terasa berat ialah bermasalahnya busi mobil Anda. Busi tentu akan mulai bermasalah jika salah satu bagiannya telah mengendap kotoran yang begitu banyak atau tingkat kerenggangan busi yang terlalu rapat atau besar.

Untuk pemeriksaan busi, Anda dapat melakukannya dengan melepas busi terlebih dahulu kemudian bersihkan dari kotoran. Sedangkan untuk permasalahan dimana celah busi terlalu besar atau rapat, Anda perlu memeriksanya menggunakan alat yang disebut feller gauge. Jika Anda ahli dalam masalah mesin, Anda dapat langsung mengembalikan busi pada kondisi normal, namun jika tidak, serahkan hal ini pada mekanik yang paham akan seluk beluk mesin.

  1. Karburator banjir

Untuk beberapa jenis mobil yang menggunakan karburator, komponen satu ini memiliki kemungkinan menjadi penyebab beratnya mobil ketika distarter. Hal tersebut tentu dapat terjadi jika karburator banjir atau terkena air dalam jumlah yang cukup banyak dan berakibat pada starter mobil yang sulit untuk dihidupkan.

Anda tentunya dapat memeriksa karburator mobil sendiri dengan melepaskannya terlebih dahulu. Jika memang benar karburator telah dibanjiri air, perlu bagi Anda untuk menyetel ulang bagian pelampung agar kembali sesuai dengan posisi atau tempatnya yang benar.

 

  1. Pompa bensin lemah

Tak hanya bagian dalam mesin saja, mobil yang sulit untuk distarter juga dapat terjadi akibat bagian saluran mesin yang berhubungan dengan tangki mobil. Bagian tersebut ialah pompa bensin atau dengan nama lain fuel pump.

Tentu saja, ketika kinerja pompa bahan bakar mobil sudah tidak optimal, akan berpengaruh pada penyuplaian bahan bakar yang menjadi tidak seimbang, dan alhasil membuat mobil sulit untuk distarter. Ketika permasalahan satu ini terjadi pada kendaraan Anda, disarankan untuk segera melakukan penggantian komponen agar kinerjanya kembali optimal dan membuat performa mobil Anda kembali prima.

 

  1. Sensor WTS bermasalah

Khusus untuk Anda pengguna mobil injeksi, pasti terdapat satu sensor yang berada pada kendaraan Anda dengan sebutan sensor WTS. Sensor WTS memiliki fungsi utama untuk mendeteksi suhu pada mesin mobil kemudian mengirimkannya ke bagian ECU.

Jika sensor WTS ini sudah mengalami masalah yang serius dan menyebabkan pengiriman sinyal menjadi salah, maka secara otomatis hal tersebut dapat berpengaruh terhadap sistem kerja injeksi mobil Anda. Kasus fatalnya, dapat membuat mobil sulit untuk distarter.

Yang perlu anda ingat dari penjelasan di atas ialah sebaiknya jangan mencoba membenahi kesalahan pada mobil Anda jika Anda sendiri tak mengetahui dengan betul bagaimana cara membenahinya. Membawanya ke bengkel akan jauh lebih baik. Selain itu, penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin untuk mendeteksi kemungkinan adanya permasalahan pada salah satu komponen atau rangkaian mobil Anda.

Nah, khusus untuk Anda yang ingin kebutuhan suku cadangnya terpenuhi dengan mudah dan aman, jangan ragu untuk mengunjungi situs BeliOnderdil sekarang juga.

© MekanikMitsubishi

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *