November 16, 2018
Instalasi Suku Cadang Oto Tips

Penyebab Kerusakan Radiator Mobil Serta Cara Mengatasinya

© ShutterStock

© ShutterStock

Radiator merupakan salah satu komponen penting yang ada pada kendaraan baik beroda dua maupun roda empat dengan fungsinya sebagai pendingin mesin mobil agar tidak terjadi panas berlebih atau overheat yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Kali ini, Blog BeliOnderdil akan membagikan beberapa hal yang bisa menyebabkan radiator mesin mengalami kebocoran sehingga Anda dapat dengan mudah mengambil keputusan untuk melakukan perbaikan atau melakukan penggantian terhadap radiator yang sudah bocor tersebut. Untuk itu simak dengan baik penjelasannya di bawah ini :

  1. Radiator bocor karena faktor usia

Usia pemakaian radiator merupakan faktor pertama mengapa radiator dapat mengalami kebocoran. Daya tahan terhadap panas bagi radiator yang sudah tua tentu akan berkurang, seiring berjalannya waktu komponen ini dapat meretak dan mengalami kerusakan atau kebocoran.

  1. Radiator bocor karena terkena benda asing

Sebagai pengendara, Anda tentu saja pernah melintasi jalan yang berkerikil dan berbatu, kadang kala batu atau kerikil tersebut dapat terlempar masuk ke dalam kisi-kisi radiator yang tentu dapat membuat komponen tersebut rusak dan air pendingin radiator dapat mengalami kebocoran. Apabila hal ini terjadi pada kendaraan Anda, penting untuk segera memperbaiki radiator yang bocor tersebut dengan cara menambalnya menggunakan lem besi dengan ketilitian yang tinggi.

  1. Radiator bocor karena saluran output tersumbat

Endapan berupa lumpur dan karatan akan timbul seiring dengan jarangnya perawatan yang dilakukan pada radiator mobil, kotoran yang telah disebutkan tadi tentu akan terjadi pada bagian dalam kisi-kisi radiator maupun di bagian selang output dari radiator menuju ke dalam mesin. Apabila karat yang menumpuk dan lumpur tersebut tersumbat, dapat dipastikan air yang terdapat di dalam radiator tidak lagi bisa memasuki ruang mesin, sedangkan air panas yang berasal dari dalam mesin terus menerus akan dibuang masuk ke dalam radiator, dampak terburuk dari kejadian ini ialah meledaknya radiator, kepala radiator dapat pecah dan dapat menghasilkan rembesan air yang keluar sedikit demi sedikit sampai habis.

Untuk menghindari kejadian tersebut, penting bagi Anda untuk selalu rutin mengganti air radiator agar terhindar dari kerak, lumpur dan karat yang mengendap.

  1. Bocornya radiator karena kualitas bahan yang kurang bagus

Radiator dengan kualitas bahan yang tidak mumpuni tentu memiliki usia pemakaian yang jauh lebih singkat. Beberapa komponen radiator yang seringkali rusak di bagian sistem radiator ialah selang bypass radiator yang terbuat dari plastik, kadang kala komponen tersebut dapat retak dan mengalami kebocoran fluida radiator secara drastis. Untuk itu, Anda perlu untuk memilih radiator dengan kualitas terbaik agar lebih awet atau tahan lama.


Memiliki fungsi yang begitu vital dalam mobil, radiator perlu dilakukan perawatan agar tidak mengalami kerusakan yang tentunya dapat membahayakan mesin kendaraan. Radiator yang bermasalah tentu dapat berpengaruh pada mesin yang akan mengalami overheat atau bahkan mogok. Setelah mengetahui beberapa penyebab yang dapat membuat radiator mobil mengalami kerusakan, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan terhadap radiator mobil agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Untuk itu Blog BeliOnderdil juga akan memberikan tips yang berguna untuk merawat radiator mobil agar awet dan tidak cepat mengalami kerusakan :

  1. Menguras dan Mengganti Air Radiator Secara Berkala

Melakukan pengurasan dan penggantian air radiator terbilang penting bahkan wajib dilakukan bagi setiap mobil. Proses menguras dan mengganti air radiator yang dilakukan secara rutin dapat meminimalisir adanya endapan yang dapat menyumbat saluran air di dalam radiator. Pengurasan air radiator juga tidak sembarangan, jika Anda kurang paham mengenai proses ini, serahkan kepada mekanik atau orang yang ahli dalam bidangnya.

  1. Memeriksa Selang Radiator

Selang radiator berfungsi sebagai penghubung antara mesin dan juga radiator, komponen satu ini umumnya terbuat dari karet khusus tahan panas, namun meski selang radiator dapat menahan panas, tak selamanya dapat tahan panas secara terus menerus. Seiring lamanya pemakaian, selang radiator dapat mengeras dan retak, atau dapat juga memuai dan mengembang yang berpengaruh pada daya tahan dari selang tersebut juga menurun.

Penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan terhadap komponen satu ini setiap tiga atau enam bulan sekali dan perhatikan apakah terdapat selang radiator yang berpotensi mengalami keretakan, renggang dan sebagainya untuk segera diganti yang baru. Hindari melakukan penggantian yang terlambat karena dapat berakibat fatal apabila sampai pecah, bocor dan menyebabkan mesin overheat.

  1. Periksa Tutup Radiator Mobil

Cara lain untuk merawat radiator sendiri di rumah ialah memeriksa penutup radiator, perhatikan apakah karet seal masih kenyal dan berfungsi dengan baik atau tidak. Selain itu pastikan pula kinerja pegas. Rusaknya tutup radiator dapat menyebabkan sirkulasi air panas yang seharusnya dikirim menuju reservoir menjadi terhambat dan terpaksa dimasukkan kembali ke dalam mesin. Hal ini yang dapat membuat temperatur mesin kian meningkat.

  1. Periksa Pengikat atau Klem Selang Radiator

Klem selang radiator berfungsi untuk mengikat antara selang radiator dan juga pipar agar terjamin kerapatannya sehingga tidak terjadi kebocoran. Apabila klem melonggar, dapat mengakibatkan adanya rembesan air yang apabila dibiarkan dalam kurun waktu cukup lama dapat membuat radiator kehabisan kapasitas air, hal inilah yang dapat membuat mesin mengalami overheat.

Untuk memeriksa komponen satu ini, Anda dapat terlebih dahulu memutar mur pengunci dengan kunci yang tepat, apabila melonggar, kencangkan namun jangan terlalu kencang atau dapat membuat pipa radiator pecah.

  1. Periksa Kipas Pendingin Radiator

Anda perlu memastikan kipas pendingin radiator apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Apabila komponen satu ini tidak berfungsi dengan normal tentu dapat membuat mesin mengalami overheating. Lakukan pemeriksaan terhadap kipas pendingin dengan menyalakan mesin mobil terlebih dahulu, kemudian tunggu beberapa menit dan perhatikan apakah kipas secara otomatis menyala dan berputar saat mesin sudah panas ataukah tidak. Bila hasilnya kipas pendingin tersebut mati, penting bagi Anda untuk segera melakukan perbaikan.


Tidak rutinnya merawat radiator mobil beserta komponennya, tentu dapat membuat bagian-bagian radiator mengalami kerusakan. Untuk membantu permasalahan Anda, Blog BeliOnderdil tak lupa akan memberikan cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk  memperbaiki radiator mobil yang mengalami kerusakan :

  1. Persiapan melepas radiator
  • Pastikan mobil sudah berada di dalam kondisi yang mati serta radiator dalam keadaan dingin.
  • Berikutnya Anda harus membuka tutup penguras air radiator, kemudian kuras air yang terdapat di dalamnya hingga habis.
  • Kemudian Anda perlu melepas radiator dari dudukan dan baut pengikat, setelah semua terlepas, angkat radiator dan siap untuk diperbaiki kerusakannya.

 

  1. Kisi kisi radiator mengalami kerusakan
  • Kisi kisi radiator yang mengalami kerusakan perlu Anda bersihkan dari segala kotoran.
  • Anda perlu menyiapkan lem besi dan campur dengan hardener kemudian masukkan ke dalam kisi kisi yang rusak lalu ratakan.
  • Berikutnya, tunggu agar lem benar mengering dan setelah itu radiator dapat dipasang kembali dan diisi dengan cairan radiator yang baru.

 

  1. Bocornya pipa atau bilah samping radiator
  • Lepas dan bawa radiator yang mengalami kerusakan tersebut ke bengkel khusus las kuningan.
  • Tunjukkan bagian radiator mana yang bocor kepada si ahli LAS agar nantinya ditambal dengan jalan mengelasnya.
  • Setelah selesai di las, silahkan pasang kembali radiator ke mobil dan lakukan pengisian ulang cairan radiator.

 

  1. Bila seal tutup radiator rusak

Tanda umum bila bagian ini mengalami kerusakan adalah bisa dilihat dari adanya cairan radiator yang yang menetes keluar dari pinggiran tutup radiator. Solusi untuk permasalahan ini Anda perlu membeli penutup radiator yang baru.

 

© Automotivexist

 

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *