August 21, 2018
Oto Tips

Pentingnya Mengganti Filter Oli Secara Rutin

Filter Oli © Shutterstock

Filter Oli © Shutterstock

Seiring dengan waktu oli mesin akan menjadi kotor bercampur dengan karbon, endapan lumpur, kotoran-kotoran dan lain lain. Filter oli dibutuhkan untuk menyaring kotoran-kotoran tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa fungsi saringan oli pada sistem pelumasan adalah untuk menyaring kotoran-kotoran yang terdapat di dalam oli, sebelum oli itu melumasi bagian-bagian mesin seperti poros engkol, mekanisme katup, dan lain sebagainya. Apabila bagian-bagian yang bergerak dan bergesekan tersebut dilumasi oleh oli yang kotor atau terdapat kotoran, maka dapat mengakibatkan komponen komponen tersebut akan cepat menjadi aus, lebih lagi dapat menyebapkan kerusakan.

Mengapa filter oli wajib diganti?

Filter oli yang tidak diganti setelah masa habis pemakaian dapat menyebabkan saringan oli penuh dan tersumbat, proses penyaringan oli menjadi terganggu. Kotornya oli membuat mesin menjadi terkontaminasi yang berimbas pada kerusakan permanen mesin.

Oli tidak selamanya bersih seperti baru. Di dalam mesin, oli banyak mengalami kondisi kimiawi akibat pemanasan (suhu tinggi), kondisi fisis gesekan antar komponen yang juga bertugas untuk melindungi komponen dalam mesin, melarutkan kotoran dalam mesin serta mendinginkan suhu di dalam mesin.

Untuk menyingkirkan kotoran yang terdapat pada oli maka produsen menciptakan filter oli yang berfungsi menyaring kotoran berupa debu atau serpihan logam halus. Kotoran akan disaring dan ditempatkan pada tempat khusus di dalam filter oli sehingga oli yang keluar dari filter oli tidak lagi membawa kotoran seperti ketika dia masuk.

Akibat filter oli tidak diganti ?

  • Saringan oli atau filter menjadi penuh atau tersumbat
  • Mesin menjadi terkontaminasi kotoran
  • Sirkulasi oli terhambat
  • Fungsi oli sebagai pelindung, pembersih dan pendingin tidak bisa dilakukan
  • Terjadi kerusakan permanen pada mesin
  • Biaya yang mahal untuk memperbaiki kerusakan permanen

Kotoran dari luar bisa masuk ke dalam mesin melalui pack yang kurang rapat, karena aktifitas tekanan di dalam mesin yang kadang tinggi dan kadang rendah maka kotoran berupa debu mikro bisa masuk ke dalam mesin melalui celah pack, dan juga apabila terjadi kebocoran oli (rembesan oli) maka kotoran akan dengan cepat masuk ke dalam mesin.

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti filter oli?

Filter oli dapat diganti sesuai dengan periode penggantian oli mesin mobil Anda. Bengkel resmi merekomendasikan para pemilik mobil untuk melakukan penggantian oli kendaraannya setiap menempuh jarak 5000 km, meskipun Anda biasanya melakukan penggantian setiap jarak 7000 km atau bahkan 10.000 km.

Jika Anda mengikuti saran dari bengkel resmi maka penggantian filter oli dapat dilakukan tiap  5000 km sekali atau bersamaan saat mengganti oli mobil. Beberapa pendapat mengatakan penggantian filter oli juga bisa dilakukan tiap 2 kali penggantian oli mesin, jika oli diganti tiap 5000 km maka ganti filter oli tiap 10.000 km.

 

Penggantian filter oli yang dilakukan secara berkala dan rutin tentu dapat membuat rangkaian mesin mobil akan bekerja dengan optimal tanpa menimbulkan gangguan atau masalah yang dapat mengganggu aktivitas berkendara Anda. Untuk kebutuhan filter oli dengan kualitas terdepan, jangan ragu untuk mengunjungi situs BeliOnderdil sekarang juga.

 

© Mobilku.org

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *