November 16, 2018
Instalasi Suku Cadang

Pengemudi Cerdas Tahu Fungsi dan Waktu yang Tepat Untuk Menggunakan Lampu “Hazard”

Jakarta, BeliOnderdil.comSaat dalam keadaan darurat, biasanya pengemudi mobil menyalakan lampu kedip dua atau yang dikenal dengan lampu “hazard”. Bagi pengemudi awam, atau orang-orang yang baru saja memiliki mobil, kemungkinan akan memiliki pertanyaan besar tentang fungsi tombol segitiga merah di dashboard mobilyang diletakkan agar semua penumpang bisa mudah menggapainya. Bagi yang sudah fasih dengan dunia mobil, tentu sudah tahu bahwa tombol tersebut adalah pengaktif lampu hazard. Apabila tombol ini ditekan kedua lampu sein akan menyala dan berkedip bersamaan. Itulah yang disebut dengan lampu hazard.

 

Mengutip dari Facebook milik Divisi Humas Mabes Polri, Hazard Lamp (lampu darurat) atau biasa disebut lampu hazard adalah lampu yang hidup bersamaan ketika tombol (bergambar segitiga merah) ditekan. Fungsi utamanya adalah penanda keadaan darurat yang dialami oleh pengemudi. Hal tersebut tertulis dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang menyatakan,  ”Setiap pengemudi kendaraan bermotor (mobil) wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan.”

 

Maksud dari ”isyarat lain” adalah lampu darurat dan senter. Lalu kata ”keadaan darurat” diartikan sebagai kendaraan dalam keadaan mogok, mengalami kecelakaan lalu lintas, atau sedang mengganti ban. Sayangnya, di Indonesia masyarakatnya sering menyalahgunakan lampu hazard. Di beberapa kasus, malah pemakaian lampu hazard diletakkan pada kondisi yang sebenarnya tidak terlalu darurat.

 

Keadaan darurat di sini adalah kendaraan yang sedang mogok, terjadi kecelakaan lalu lintas, dan ketika dalam kondisi mengganti ban atau memperbaiki mesin. Jelaslah pemakaian lampu hazard yang benar adalah ketika berhenti atau parkir secara darurat karena kendaraan mengalami masalah, atau ketika terjadi kerusakan mobil yang serius, misalnya mengganti ban, pengemudi tidak mampu meneruskan berkendara karena sakit, atau ketika ada kejadian di depan dan memberitahu yang di belakang. Masyarakat memang semakin banyak yang paham tentang penggunaan lampu hazard. Tetapi kebanyakan orang tetap saja sering menggunakan lampu hazard sesukanya.

 

Dilihat dari nama sebenarnya sudah kita ketahui fungsinya, kata hazard merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris yang mempunyai arti bahaya atau risiko. Jadi fungsi dari lampu hazard ini adalah sebagai lampu peringatan bahwa mobil yang menyalakan lampu hazard tersebut sedang bahaya dan membutuhkan prioritas. Bila diperhatikan, seringkali ada mobil yang kalau ingin lurus ia menyalakan lampu hazard. Padahal fungsi utama dari lampu hazard ini bukan untuk itu, tetapi sebagai lampu peringatan kalau mobil tersebut sedang darurat atau tertimpa bahaya. Berikut kami berikan contoh penggunaan lampu hazard.

 

Lampu hazard ini dapat dinyalakan pada saat mobil yang Anda tumpangi dalam keadaan darurat atau bahaya dan mengharuskan Anda untuk menepi di pinggir jalan. Sebagai contoh keadaan darurat yang diwajibkan untuk menghidupkan lampu hazard ini seperti mobil mogok, ban bocor sehingga harus diganti atau setelah terjadi kecelakaan lalu lintas. Cara menghidupkan lampu hazard ini adalah dengan menekan tombol hazard. Lampu hazard ini berfungsi untuk memberi tanda atau sinyal peringatan kepada pengemudi yang lain ketika ada kendaraan yang sedang berhenti di pinggir jalan, darurat atau berbahaya.

 

Jadilah pengemudi yang cerdas dan tahu kapan lampu hazard harus digunakan. Agar perjalanan lebih nyaman dan juga tentunya aman.

 

©otomotrip.com

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *