September 25, 2018
Oto Tips

Mitos dan Fakta Penting Mengenai AC Mobil

Saat ini santer terdengar di telinga para pengendara mengenai freon yang cepat habis akibat penggunaan AC dengan kecepatan yang tinggi, apakah hal ini termasuk fakta atau justru mitos?

Pemilik mobil yang cermat tentu selalu siaga untuk merawat kinerja mobilnya agar tetap dalam keadaan optimal dan juga prima, termasuk komponen AC yang tak boleh terlewat untuk dirawat. Namun pertanyaan yang mencuat ialah, benarkah perawatan yang selama ini dilakukan? pasalnya masih terdapat para pengendara yang masih awam mengenai fakta tepat tentang AC mobil dan justru lebih memercayai mitos-mitos beredar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kali ini, Blog BeliOnderdil akan memecahkan jawaban atas segala pertanyaan para pemilik atau pengendara mobil mengenai mitos dan fakta dari AC mobil. Simak ulasan berikut ini :

 

  • Freon akan lebih cepat habis ketika menghidupkan AC di kecepatan yang tinggi pada blower.

Mitos satu ini umum di telinga para pengendara mobil. Yang perlu Anda ketahui ialah penggunaan atau bahkan kecepatan blower tidak memiliki hubungan dengan freon AC. Sistem sirkulasi merupakan cara kerja dari freon AC, komponen tersebut tidak akan pernah habis jikalau memang tidak terjadi kebocoran. Untuk itu, secepat atau sesering apapun blower beroperasi tentu tak memiliki pengaruh pada freon AC.

 

  • Kompresor akan mengalami kerusakaan saat mesin dalam keadaan mati sedangkan AC berada di kondisi menyala.

Rusaknya kompresor sama sekali tidak ada hubungannya dengan keadaan AC yang hidup atau mati. Fakta yang harus Anda ketahui ialah, ringannya beban mobil ketika Anda menyalakan kembali mesin merupakan alasan mengapa Anda perlu memeriksa keadaan AC harus berada dalam keadaan mati sebelum mematikan mesin mobil, dalam hal ini tentu mesin tidak terbebani oleh AC karena akan mendapat alirak listrik yang penuh hanya dari aki.

 

  • Rusaknya kompresor akibat menyalakan AC ketika mengendarai mobil dengan kecepatan yang tinggi.

Kecepatan masih berada di batas normal jika yang dimaksud berada di kisaran 3000 Rpm seperti berkendara di jalan tol. Kompresor mobil akan mati dengan otomatis ketika temperatur AC telah mencapai suhu dingin di titik tertentu dan hidup kembali dalam beberapa saat karena thermostat yang berada di komponen AC mobil. Berapapun tingkat kecepatan mesin mobil Anda, meskipun mencapai kisaran 3000-6000 Rpm, tentu hal tersebut tidak memiliki hubungan dengan kinerja thermostat AC.

 

  • Perlunya pengisian freon dengan rutin atau justru akan habis seiring dengan penggunaan AC mobil.

Freon tentu tidak akan habis seiring dengan penggunaan AC. Seperti yang telah diinformasikan di poin pertama, freon AC mendasar pada cara kerja sistem sirkulasi, dimana tidak akan habis jika tidak terjadi kebocoran. Habisnya freon pada AC akan terjadi ketika sistem AC mobil Anda mengalami kebocoran meski Anda tidak menghidupkan komponen pendingin udara tersebut sama sekali.

 

  • Borosnya bahan bakar akan terjadi ketika AC berada pada suhu tertinggi.

Fakta yang tepat dari mitos di atas ialah temperatur AC yang berada di suhu tertinggi atau maksimal tidak terlalu relevan dengan borosnya bahan bakar mobil, efek negatif dari menghidupkan AC pada suhu maksimal ialah lambatnya kinerja kompresor dalam kurun waktu beberapa detik untuk mati.

 

  • Tidak perlunya melakukan servis selama AC tidak mengalami masalah.

Mitos satu ini kian diterapkan oleh para pengedara mobil. Tentu hal ini harus Anda hindari, pasalnya segala rangkaian mobil perlu untuk di servis secara berkala dan rutin demi mencegahnya kerusakan yang bisa kapan saja terjadi. Perawatan AC baik dalam segi pengecekan atau pembersihan harus Anda lakukan secara rutin setiap 6-12 bulan sekali karena komponen AC sangat sensitif menghisap debu yang dapat membuat AC mengalami kerusakan, mengingat penggunaan mobil di jalan raya yang penuh akan polusi udara dan partikel kotoran.

 

  • AC akan terasa lebih dingin ketika Anda menambahkan isolator di bagian pipa AC.

Fakta akan mitos tersebut ialah pembuangan udara panas dapat terhambat ketika isolator memenuhi pipa. Tentu hal ini patut Anda ketahui, suhu AC sama sekali tidak memiliki hubungan dengan isolator. Isolator sendiri memiliki fungsi sebagai pelindung dari pipa agar tidak mengalami kebocoran apabila bergesekan dengan bodi mobil.

 

Setelah Anda mengetahui dan memahami fakta dari ac mobil tentu inilah waktu yang tepat bagi Anda untuk meninggalkan kebiasaan berdasarkan mitos di atas. Semoga dari fakta tersebut, Anda semakin bersemangat untuk melakukan perawatan terhadap segala rangkaian mobil termasuk komponen AC agar tetap dalam keadaan optimal dan tentu dapat membuat berkendara Anda lebih aman dan nyaman. Nantikan fakta menarik lainnya hanya di Blog BeliOnderdil.

 

© Modifikasi

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *