November 14, 2018
Perbaikan dan Perawatan Mobil

Mengidentifikasi Penyebab Kerusakan Wiper Mobil dan Cara Merawatnya

Wiper merupakan salah satu aksesoris mobil yang memiliki peran begitu penting dan keberadaannya tidak boleh dianggap remeh. Wiper berperan untuk membersihkan kaca depan dan juga kaca belakang mobil dari kotoran juga terpaan air hujan, hal tersebut tentu dapat membantu dalam menyediakan sudut pandang yang bersih dan bebas dari segala gangguan ketika berkendara dalam situasi apapun. Keberadaan benda satu ini bukan hanya menjadi sebuah aksesoris semata, namun telah menjadi sebuah item yang wajib ada pada setiap kendaraan terkhusus mobil.

Dewasa ini, masih banyak pengendara yang memiliki kebiasaan buruk seperti acuh dan tidak merawat wiper mobilnya, hal tersebut tentu perlu Anda hindari karena pemakaian wiper yang salah atau tidak dirawat secara rutin dapat membuat kenyamanan dan keamanan Anda akan terganggu seperti contoh ketika hujan mulai mengguyur, jarak pandang mata pun menjadi terganggu akibat tidak maksimalnya kinerja wiper mobil.

Beberapa hal dibawah ini adalah contoh kebiasaan buruk yang dapat merusak komponen wiper mobil Anda. Berikut ulasannya :

  1. Mengangkat wiper mobil saat mobil diparkirkan

Ketika tidak ada parkiran mobil yang teduh, banyak pemilik mobil yang harus memarkirkan kendaraannya di bawah terik matahari, lalu mengangkat wiper mobil dengan alasan agar karet wiper tidak mengeras dan getas karena terkena panas kaca yang diterpa sengatan matahari.

Memang mengangkat wiper mobil boleh-boleh saja dilakukan, namun tidak untuk kurun waktu yang lama. Sebab jika wiper diangkat terlalu lama dapat menyebabkan kondisi karet wiper yang semula rata akan berubah menjadi melengkung, sehingga ketika Anda menurunkan kembali posisinya menjadi tidak lagi sempurna. Solusi yang dapat Anda lakukan untuk mengamankan wiper mobil ketika diparkirkan di bawah terik matahari ialah ganjal bagian bawah wiper dengan spons lembut yang tidak menghantarkan panas.

  1. Mengaktifkan wiper dengan kondisi kaca penuh debu

Mungkin salah satu dari Anda pernah menggunakan wiper untuk menyapu debu yang terdapat di kaca mobil, padahal material debu yang mungkin saja bercampur pasir tersebut dapat membuat karet wiper mengalami kecacatan yang dapat membuat tidak maksimalnya kinerja ketika menyapu guyuran air hujan.

Memang benar ketika mengaktifkan wiper, mula mula air wiper ini menyemprot sekian detik dan barulah wiper blade bergerak, namun alangkah baiknya lagi jika anda mencuci bagian kaca mobil terlebih dahulu untuk menghilangkan debu yang menumpuk daripada menyapunya langsung dengan wiper. Anda boleh saja langsung menyapu debu menggunakan wiper mobil dengan syarat debu yang menempel di permukaan kaca sangatlah tipis dan juga menggunakan air wiper yang telah direkomendasikan.

  1. Mengisi air wiper dengan air dicampur sabun colek / sampo rambut

Banyak yang berpikir mencampurkan sabun colek, detergen atau sampo ke dalam campuran air wiper dapat membantu memperlancar sapuan wiper blade, namun hal tersebut sebenarnya dapat berakibat buruk terhadap karet wiper mobil Anda.

Bagian ujung karet wiper dapat berubah menjadi keras dan getas karena hilangnya daya elastisitas karet wiper itu sendiri. Bahkan disaat proses pencucian, Anda biasanya mengangkat wiper mobil, hal ini selain bertujuan agar tidak menghalangi saat proses mencuci, juga menghindarkan karet wiper terkena sabun yang dikhawatirkan dapat merusak komponen tersebut.

  1. Aktifkan wiper tanpa adanya air wiper

Pemeriksaan ketinggian air wiper di dalam tabung reservoir kadang jarang dilakukan mengingat betapa sibuknya masing-masing aktivitas pemilik atau pengendara mobil tersebut. Kemudian, di perjalanan tiba-tiba kaca mobil Anda kotor terkena debu sehingga dengan spontan Anda mengaktifkan wiper. Disaat itu pula ternyata air wiper tidak keluar yang biasanya menyemprot permukaan kaca sehingga hanya wiper saja yang bergerak-gerak. Jika mengetahui hal tersebut, sebaiknya langsung matikan wiper secepat mungkin.

Lakukan pengisian air wiper terlebih dahulu dan nyalakan kembali atau Anda dapat melakukan tindakan manual dengan menyapu bagian kaca menggunakan sapu tangan jika ternyata ada masalah di bagian motor penyemprot wiper yang kemungkinan rusak. Bila Anda memaksakan kondisi seperti ini secara terus menerus, yakni mengaktifkan wiper tanpa adanya air, tentu dapat berakibat pada bagian karet wiper yang menjadi panas akibat gesekan, kemudian karet akan kehilangan elastisitasnya dan rawan mengalami kerusakan.

Agar wiper mobil tidak dengan mudah mengalami kerusakan, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan secara rutin agar komponen satu ini tetap bekerja dengan optimal. Untuk itu, Blog BeliOnderdil akan memberikan tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat wiper mobil dengan mudah :

  1. Jangan pernah mengangkat wiper dalam waktu yang lama

Kadangkala Anda pernah melihat mobil yang sedang diparkirkan, kemudian terlihat wiper dalam keadaan terangkat dengan tujuan untuk memelihara keawetan karet dengan mengangkatnya agar terhindar dari kontak panas dari terik matahari yang langsung mengenai kaca mobil. Padahal, cara tersebut justru dapat membuat wiper berpotensi lebih cepat mengalami kerusakan seperti karet wiper yang akan melengkung. Bila kendaraan Anda terpaksa diparkir di tempat panas, sebaiknya tutup mobil menggunakan cover mobil.

  1. Lumasi poros engkol secara berkala

Agar seluruh persendian atau poros engkol dari wiper dapat bekerja dengan optimal dan sempurna, Anda perlu melumasi bagian poros engkol wiper dengan 4WD setiap satu bulan sekali atau ketika Anda melakukan proses pencucian bila musim hujan mulai tiba.

  1. Periksa kondisi karet wiper

Untuk memeriksa kondisi wiper cukup mudah. Hidupkan wiper, semprotkan air dan lihat apakah wiper dapat menyapu air secara sempurna ataukah tidak (apakah timbul gares atau baret). Karet wiper telah terindikasi kerusakan apabila tidak dapat menyampu dengan sempurna. Untuk itu, Anda perlu melakukan penggantian wiper secepat mungkin.

  1. Periksa atau bersihkan ujung nozzle air wiper

Anda juga perlu untuk memeriksa ujung nozzle penyemprot air wiper. Bila nozzle tersebut tersumbat, Anda dapat menusuk lubang nozzle menggunakan satu buah jarum kemudian periksa kembali, semprotkan hingga air keluar. Pastikan Anda menggoyangkan ujung nozzle agar arah semprotan tepat di tengah kaca.

  1. Jangan mengaktifkan wiper ketika kaca mobil berdebu

Kadangkala kaca mobil akan berdebu bila terlalu lama diparkir di area terbuka. Bila memang kaca depan mobil banyak terdapat debu, Anda tidak boleh langsung mengaktifkan wiper. Namun angkatlah kedua wiper terlebih dahulu, kemudian siram kaca menggunakan air dan sapu dengan kanebo. Setelah itu turunkan dan barulah Anda dapat mengaktifkan wiper.

Memeriksa wiper atau alat penyapu air hujan sangatlah perlu dan harus rutin dilakukan oleh masing masing pemilik. Terlebih pada saat musim hujan tiba, Anda perlu memastikan fungsi wiper ini dalam keadaan baik, karena bila tidak, hal yang sangat sepele seperti ini dapat menimbulkan bencana seperti kecelakaan.

Banyak kecelakaan mobil terjadi sebab kondisi wiper yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga air yang ada pada kaca depan kendaraan tidak tersapu dengan sempurna, dan jarak pandang pun menjadi terbatas yang dapat mengancam keamanan berkendara.

Khusus untuk Anda yang membutuhkan wiper mobil, tak perlu ragu untuk mengunjungi situs BeliOnderdil, karena di BeliOnderdil Anda akan dengan mudah mendapatkan kebutuhan wiper mobil dengan kualitas terbaik. Blog BeliOnderdil akan kembali dengan artikel informatif lainnya.

© Automotivexist

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *