September 25, 2018
Instalasi Suku Cadang

Mengenal Lebih Jauh Fungsi dari Radiator Flush

Jakarta, BeliOnderdil.com — Radiator menjadi suatu perangkat penting dalam sebuah kendaraan, terutama mobil. Namun dewasa ini juga sudah banyak produsen motor yang mengaplikasikan radiator pada motor produksi mereka. Karena radiator memiliki fungsi utama sebagai penurun dan menstabilkan suhu/temperatur mesin, agar tidak terjadi over heat dan juga radiator lewat thermostat bertujuan untuk mempercepat suhu kerja mesin menuju suhu kerja ideal. Selain itu radiator juga memiliki pengaruh bagi performa mesin, jika suhu mesin terlalu tinggi maka performa mesin pasti menjadi turun.

 

  • Coolant

Dibalik pentingnya kerja radiator, terdapat cairan / fluida yang berperan penting di dalamnya. Cairan tersebut bernama Coolant. Coolant menjadi suatu media untuk terjadinya perpindahan panas (kalor). Yaitu memindahkan panas dari mesin ke radiator untuk di turunkan temperaturnya oleh radiator. Lalu terus bersirkulasi sesuai dengan pembukaan pintu radiator (thermostat). Coolant memiliki masa jenis yang lebih berat dari air mineral biasa. Karena coolant harus memiliki titik didih diatas 100 derajat celcius, agar tidak menguap saat harus menerima panas mesin. Thermostat memiliki sensor panas yang berguna mendeteksi temperatur coolant dalam waterjacket. Biasanya thermostat akan membuka pintu untuk coolant bersirkulasi pada temperatur 90an derajat celcius, namun pada beberapa mobil yang memiliki efisiensi panas tinggi thermostat baru bisa membuka hingga pada temperatur sekitar 105 derajat celcius. Untuk itu coolant juga membutuhkan perhatian khusus. Harus secara periodik coolant dalam radiator diganti dengan yang baru, karena coolant juga memiliki usia pakai juga. Apabila tidak diganti secara periodik, maka selain tetap bisa menguap walau dalam ukuran yang sangat kecil namun yang terpenting adalah coolant dapat berubah secara kimiawi dan panas menjadi terdapat campuran karat di dalamnya.

 

  • Radiator Flush

Radiator Flush merupakan sejenis cairan / fluida juga yang bertujuan untuk mengangkat kotoran atau kerak karat yang menempel baik dalam radiator ataupun waterjacket mesin. Seperti yang kita ketahui, kerak karat atau kotoran dapat mempersempit celah tempat lewatnya coolant. Sehingga kecepatan coolant dalam memindahkan panas dari waterjacket ke radiator menjadi terhambat dan efek terburuknya adalah mesin menjadi overheat.

 

Radiator flush sebaiknya digunakan bersamaan saat kita ingin menguras coolant dalam radiator secara periodik tersebut. Setelah coolant lama dibuang lewat lubang tab pada bagian bawah radiator lalu air mineral pertama di masukkan ke dalam radiator untuk menguras coolant yang masih tersisa dalam water jacket, lalu campurkan lah radiator flush tersebut. Lalu nyalakan mesin sekitar 10-15 menit agar coolant dapat tersirkulasi beberapa kali dan radiator flush ikut bekerja.

 

Bagaimana? Sudah lebih tahu kan pastinya tentang radiator flush? Semoga bermanfaat ya.

 

©willycar.com

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *