November 14, 2018
Instalasi Suku Cadang

Mengenal Lebih Jauh Bagaimana “Eco Driving” Bekerja

Jakarta, BeliOnderdil.com — Di zaman yang semakin maju ini, sudah bukan zamannya kebut-kebutan, di tengah kondisi jalan yang semakin hari semakin padat. Pengguna mobil kini mulai mengikuti tren yang bisa jadi lebih berguna, yakni mengemudi irit alias Eco Driving. Beberapa kali dijabarkan soal metode pengemudian ini, terkait dengan teknik. Namun, justru hal paling penting dalam eco driving adalah mindset.

50 persen faktor penentu baik tidaknya mengemudi dengan sistem eco driving adalah pola pIkir, bisakah mengendalikan emosi? Buat sebagian orang memang susah, dan itu perlu latihan. Tak hanya pola pikir, soal cuaca juga menjadi penyebabnya. Ketika suhu makin rendah, kerapatan udara dikatakan makin bagus. Oksigen yang masuk ke ruang bakar makin rapat dan ini semakin menyempurnakan pembakaran.

 

Lalu, apa saja teknik yang dibutuhkan dalam mengendarai kendaraan dengan sistem eco driving? Yuk! Simak penjelasan dibawah ini.

 

  • Pertama, injak gas secara halus. Jika mobil bertransmisi manual, secepat mungkin oper gigi. Kalau transmisi otomatis, tahan di putaran mesin tak lebih dari 2.000 rpm.
  • Kedua, antisipasi lalu lintas. Kadang kita sering kali lupa injak gas tanpa melihat situasi di depan. Padahal, mengurangi pengereman justru menjadi kunci mengemudi irit atau berkendara dengan sistem eco driving.
  • Selanjutnya, jangan menggunakan setengah kopling untuk pengguna mobil bertransmisi manual. Tenaga mesin akan terbuang, otomatis bahan bakar juga ikut boros.
  • Engine Brake. Selalu pakai Engine Break kalau memungkinkan. Gunakan semaksimal mungkin.
  • Pertahankan kecepatan konstan di jalur bebas hambatan.
  • Usahakan jangan idle (sebuah kondisi dimana kurangnya gerak atau penggunaan energi yang sedikit) terlalu lama alias stasioner. Memang, ada kondisi yang harus begitu, termasuk saat berhenti di lampu merah.
  • Kemudian, kompresor mengambil tenaga dari mesin. Semakin lama hidup, bahan bakar yang disedot semaki banyak. Temperatur tak perlu digeser sampai paling dingin, secukupnya saja agar kompresor tak banyak bekerja. Blower tidak akan berpengaruh.
  • Tutup jendela pada saat kecepatan tinggi. Jalan di atas 100 kpj, kaca usahakan dalam kondisi terbuka. Berisik angin yang masuk menjadi hambatan.
  • Dan yang terakhir adalah jangan agresif. Ini yang paling sulit, tetapi justru paling penting. Tahan emosi di jalan, otomatis membuat pengendaraan tidak agresif.

 

Naah! Begitulah penjelasan tentang sistem Eco Driving dan teknik yang dibutuhkan saat menggunakan sistem Eco Driving. Selalu perhatikan jalur yang dilewati jika ingin menggunakan sistem Eco Driving, karena jalur yang tidak berbatu akan memudahkan dalam penggunakan sistem ini. Semoga bermanfaat!

 

©viva

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *