May 26, 2018
Instalasi Suku Cadang

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu “Engine Break”

Jakarta, BeliOnderdil.comPada era digital ini, segala kemudahan dalam beraktivitas telah difasilitasi oleh kemampuan digital. Termasuk pada dunia otomotif. Pada dunia otomotif, segala kemudahan dalam berkendara terus digagas oleh produsen-produsen mobil. Salah satunya adalah kemudahan saat sedang melaju kencang dan harus ngerem mendadak. Apa yang akan Anda lakukan bila sedang melaju dengan kecepatan tinggi tapi tiba-tiba Anda harus melakukan pengereman secara mendadak dan jarak antara mobil Anda dengan mobil di depan Anda sudah sangat dekat? Mungkin bila hanya dengan menginjak pedal rem hingga titik maksimal saja belum tentu bisa menghentikan mobil tanpa terjadi tabrakan.

 

Namun tahukah, bahwa ada satu cara lagi yang dapat di lakukan disaat darurat / emergency bila harus menghentikan mobil secara mendadak sedangkan jarak antara mobil dengan objek didepan sudah sangat dekat. Hal yang dapat di lakukan adalah dengan melakukan Engine Brake. Sebenarnya, apa sih Engine Break itu? Ini dia ulasannya!

 

Engine Break adalah suatu teknik dimana mesin juga dapat turut serta membantu mengurangi kecepatan mobil. Memang biasanya cara seperti ini dipakai oleh para pembalap di arena balap saat mereka harus memikirkan bagaimana cara untuk mempersingkat waktu dan jarak pengereman sebelum memasuki tikungan. Cara mengaplikasikannya adalah dengan cara melakukan penurunan gigi (misalnya 5-4-3-2) secara langsung dimana pada saat Anda melakukan penurunan tersebut putaran mesin menjadi tinggi hal tersebut membuat mobil serasa direm habisan-habisan.

 

Tetapi, tentunya sebelum melakukan engine brake ini, mobil harus terlebih dahulu dilakukan pengereman untuk mengurangi kerusakan jangka panjang pada komponen mobil. Hal seperti ini sangat berguna bila sedang melewati jalan dipegunungan agar kita tidak perlu terlalu keras menginjak rem, tetapi konsekuensi dari tindakan ini yaitu meningkatnya konsumsi BBM.

 

Penggunaan Engine Brake juga dapat diaplikasikan pada beberapa mobil dengan transmisi Otomatis. Untuk mobil bertransmisi otomatis, melakukan engine brake dapat di lakukan dengan melakukan perpindahan dari D ke 3 namun beberapa mobil tidak memiliki opsi gigi 3 maka bisa langsung dipindah ke posisi gigi 2 dan baru setelah itu bila memang sangat darurat bisa dipindahkan ke posisi 1/L.

 

©willycar.com

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *