June 19, 2018
Instalasi Suku Cadang Perbaikan dan Perawatan Mobil

Langkah-Langkah Mengganti Distributor Mesin Mobil

Jakarta, BeliOnderdil.comDistributor mobil merupakan suatu komponen penting sistem pengapian kendaraan. Distributor sendiri merupakan alat yang berfungsi untuk memberi atau membagikan tegangan yang diperoleh dari ignition coil ke busi-busi yang terdapat pada silinder di mesin.

Sama halnya dengan komponen mobil yang lain, distributor ini juga dapat mengalami kerusakan apabila tidak diperhatikan atau dirawat secara berkala. Gejala yang dapat timbul ketika distributor rusak ialah saat mobil sedang dipacu dalam kecepatan yang tinggi dan kecepatan konstan, pengemudi akan merasakan mobil yang berkedut dalam kurun waktu cukup lama. Selain itu, gejala lain yang dapat Anda ketahui ialah mobil yang tiba-tiba mati atau sulit untuk distarter.

Ketika permasalahan pada distributor mobil terjadi, tentunya pembenahan dengan cara memperbaiki atau mengganti komponen penting untuk Anda lakukan. Untuk itu, simak ulasan berikut ini mengenai cara mengganti distributor yang telah rusak. Berikut ulasannya :

Peralatan yang Anda butuhkan :

  • Distributor baru
  • Tutup dan rotor baru
  • Kunci kombinasi
  • Kunci L
  • Kunci sok
  • Obeng plus dan minus
  • Timing light
  • Spesifikasi timing mobil Anda

Bagian 1 : Melepas Distributor Lama

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan tentunya memarkirkan mobil di permukaan jalan yang rata dan juga aman, setelah itu buka kap mesin dan cari letak distributor berada. Distributor merupakan komponen berbentuk silinder dengan kabel-kabel besar keluar dari bagian atasnya. Pada umumnya, distributor terletak di atas mesin V6 dan V8, dan berada di sisi pada mesin 4 dan 6 silinder.

  • Distributor memiliki tutup plastik dengan juntaian kabel busi, akan terdapat satu kabel untuk tiap silinder pada mesin, serta ada satu kabel yang terhubung pada koil pengapian.

  1. Berikutnya Anda perlu menemukan spesifikasi waktu pengapian yang tepat untuk mobil. Proses penggantian distributor mengharuskan Anda menggunakan lampu timing untuk mengatur waktu pengapian mesin setelah distributor diganti. Spesifikasi pengapian mobil seringkali terdapat pada stiker yang berada di bagian bawah kap mesin atau pada kompartemen mesin. Selain itu, Anda juga bisa menemukannya di buku manual mobil. Jika Anda tidak dapat menemukan spesifikasi pengapian yang dimaksud, jangan mencoba-coba melakukan pemasangan distributor sendiri.

  1. Langkah selanjutnya, Sebelum melepas distributor, Anda perlu melepaskan sambungan tutup distributor terlebih dahulu yang terbuat dari bahan plastik dengan kabel-kabel yang melengkapi. Pelepasan tutup distributor pada dasarnya tak membutuhkan bantuan alat apapun, karena komponen ini hanya dilengkapi klem yang dapat dibuka dengan tangan, namun memang ada juga yang memerlukan obeng atau kunci pas untuk membukanya.

  1. Saat ini Anda memasuki langkah membuka semua kabel yang terpasang pada distributor. Berilah tanda terlebih dahulu agar memudahkan Anda ketika melakukan pemasangan kembali sehingga distributor dapat terpasang dengan tepat sesuai posisinya. Anda dapat menggunakan selotip untuk menandai satu per satu kabel jika perlu serta tuliskan sesuatu pada selotip tersebut dengan spidol.

  • Pastikan ketika proses melepas kabel ini, mesin dalam keadaan mati dan tidak panas, selain itu pastikan pula tidak ada arus listrik yang mengalir ke ruang mesin.

  1. Tak hanya kabel, Anda juga perlu memberi tanda pada bagian luar rumah distributor, pada posisi dimana distributor akan memasuki ruang mesin, hal ini tentu bertujuan untuk mempermudah pemasangan distributor yang baru. Selain itu Anda juga dapat mencari titik referensi pada mesin yang bisa diberi tanda.

  1. Satu lagi komponen yang harus Anda beri tanda yakni posisi dari rotor. Anda perlu menandai posisi rotor secara hati-hati serta akurat agar rotor pada distributor baru dapat terpasang sesuai dengan posisi rotor pada distributor sebelumnya, pasalnya posisi rotor yang tidak sesuai akan berdampak pada mesin mobil yang tidak dapat menyala nantinya.
  1. Berikutnya, Anda dapat melepaskan distributor yang lama dengan cara melepas baut yang mengikat rumah distributor pada mesin. Setelah dilepas, tarik distributor dengan hati-hati dari mesin.

  • Dalam proses melepas distributor, posisi rotor secara tidak sengaja akan berputar. Jika hal ini terjadi, gunakanlah posisi rotor semula yang telah diberi tanda sebagai referensi, bukan posisi rotor setelah distributor dilepas.

Bagian 2 : Memasang Distributor Baru

  1. Buatlah tanda pada distributor baru. Lakukan hal tersebut persis dengan tanda yang Anda buat pada distributor lama. Pastikan tandanya sama.. Dengan kata lain, tandai posisi rotor pada distributor lama saat berada dalam rumah distributor baru, dan tandai lokasi pada bagian luar yang sejajar dengan dudukan pada mesin.

  1. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, posisi rotor pada distributor baru harus sesuai dengan posisi rotor distributor yang lama atau mesin tidak akan menyala. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memastikan rotor sejajar dengan tanda yang telah Anda buat sebelumnya. Perhatikan pula jangan sampai rotor berputar ketika Anda memasang distributor yang baru.

  1. Berikutnya, Anda dapat memasang distributor yang baru pada mesin, jangan lupa untuk mengencangkan kembali distributor pada posisinya.

    Jangan mengencangkan baut terlalu kencang karena kemungkinan Anda masih perlu mengatur posisinya sedikit.

  1. Kemudian, pasang kembali kabel-kabel dan tutup distributor. Pastikan kabel terpasang sesuai dengan posisi semula.

  1. Saat ini Anda dapat menghidupkan mesin dengan memeriksa kembali semua koneksi terlebih dahulu, jika mesin berhasil menyala, biarkan mesin agak panas hingga stabil.

    Jika mesin tidak dapat menyala namun terdengar hampir menyala, cobalah atur posisi rotor ke arah lain namun tidak lebih lebar dari tanda yang telah Anda buat, kemudian coba nyalakan mesin kembali.

    Jika mesin terdengar jauh untuk menyala, coba atur kembali posisi distributor ke arah berlawanan. Jika mesin hampir menyala, lanjutkan pengaturan posisi dan coba nyalakan kembali.

  1. Anda juga perlu mengatur waktu pengapian. Matikan mesin dan pasang lampu pengapian pada busi nomor 1. Setelah itu, hidupkan kembali mesin. Aturlah waktu pengapian dengan memutar rumah distributor sedikit demi sedikit, dalam proses ini pastikan Anda mengikuti instruksi spesifik pada mobil Anda. Petunjuk ini dapat berbeda bagi setiap mobil.

    Waktu pengapian telah Anda atur dengan benar, jangan lupa untuk mengencangkan semua baut yang sebelumnya belum terkunci dengan kencang.

  1. Saat ini mobil sudah dapat Anda kendarai. Cobalah kendarai mobil dalam kecepatan dan akselerasi yang berbeda. Anda tentunya dapat merasakan perbedaan tenaga mesin mobil.


Tips

  • Lumasi ring-o sebelum memasukkan distributor pada mesin untuk mencegah pin yang rusak.
  • Ketika melepas distributor, Anda dapat memeriksa komponen lain seperti busi beserta kabelnya dan komponen lain yang ada pada sistem pengapian, periksa apakah komponen-komponen tersebut terindikasi korosi atau kerusakan, jika iya lakukan penggantian.

  • Periksa sistem pengapian secara keseluruhan. Jika distributor atau koil mobil telah rusak, sangat dianjurkan bagi Anda untuk segera melakukan penggantian, bukan perbaikan. Pemasangan distributor atau koil yang baru pada mobil dengan busi serta kabel busi yang rusak tentu terbilang percuma, untuk itu pastikan semua komponen pengapian berada dalam kondisi yang baik-baik saja.

 

© WikiHow

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *