June 19, 2018
Perbaikan dan Perawatan Mobil

Langkah-Langkah Memeriksa Kondisi Pompa Oli Mobil

Jakarta, BeliOnderdil.com—Pompa oli atau oil pump merupakan salah satu sistem pelumas mobil yang berperan untuk mengalirkan oli dari oil pan ke seluruh komponen mesin yang digunakan untuk melumasi. Pompa oli memiliki cara kerja dengan menghisap dan menekan oli menggunakan sebuah komponen berupa rotor yang digerakkan oleh crankshaft mesin. Kerja pompa oli terbilang begitu penting agar suplai oli ke seluruh mesin dapat terpenuhi. Oleh karena itu, memastikan bahwa pompa oli selalu dalam kondisi yang prima penting untuk dilakukan dengan memeriksanya secara rutin.

Pemeriksaan pompa oli dapat Anda lakukan jika tekanan oli menurun. Umumnya, akan ditandai dengan menyalanya lampu indikator oli di dashboard. Lampu indikator yang menyala merupakan sebuah sinyal kepada pengemudi bahwa tekanan oli yang mengalir menurun. Memang tak selalu tekanan oli turun karena pompa oli yang rusak, hal lain penyebabnya bisa karena jumlah oli yang berkurang. Kurangnya oli ini bisa disebabkan karena kebocoran pada bagian mesin, sehingga oli rembes keluar dari mesin. Suplai oli yang kurang tentunya berakibat pada bagian mesin yang tidak terlumasi dan cepat aus. Untuk itu pemeriksaan pompa oli harus dilakukan dengan benar, agar dapat dipastikan kerusakan yang sebenarnya terjadi, selain itu untuk meminimalisir biaya servis akibat salahnya analisa kerusakan.

Pada umumnya, pemeriksaan pompa oli memiliki 4 tahap pengerjaan, namun untuk pastinya Anda harus mengetahui standar batas servis dari pompa oli tersebut. Setiap merek mobil tentu memiliki perbedaan mesin dan pastinya memiliki perbedaan batas servis. Kali ini, Blog BeliOnderdil akan memberikan langkah-langkah memeriksa pompa oli mobil untuk standar mobil Toyota.

Tahap 1 : Pemeriksaan katup pembebas.

Katup pembebas merupakan salah satu komponen pompa oli yang berguna untuk melepaskan oli keluar agar tekanannya tetap stabil. Katup pembebas terletak pada bagian di bawah rotor yang terpasang pada rumah pompa oli. Berikut cara memeriksa katup pembebas :

  1. Pertama-tama Anda tentunya harus membongkar katup pembebas ini terlebih dahulu.
  1. Baru kemudian dimasukkan kembali ke lubang katup pembebas di rumah pompa oli tersebut.
  1. Katup pembebas harus dapat meluncur turun dengan sendirinya, tanpa dibantu tekanan oleh tangan anda.
  1. Jika katup pembebas dapat turun dengan sendirinya maka kondisinya baik, namun apabila katup pembebas tidak dapat turun dengan sendirinya berarti katup pembebas kemungkinan telah terindikasi rusak.

  1. Cara perbaikan dapat Anda lakukan dengan mengganti katup pembebasnya. Atau bisa juga mengganti pompa olinya secara 1 unit utuh.

  1. Pemeriksaan katup pembebas.

Tahap 2 : Pemeriksaan celah rotor dengan bodi

Rotor merupakan komponen pompa oli yang berputar untuk membentuk langkah penghisapan dan penekanan. Rotor dengan bodi atau rumah pompa oli harus rapat dan tidak boleh locor, namun sebenarnya antara rotor dan bodi pun tidak boleh terlalu rapat agar rotor dapat tetap berputar dengan bebas dalam rumah pompa oli. Pemeriksaan celah antara rotor dan bodi pompa oli adalah sebagai berikut:

  1. Anda perlu mengukur celah atau jarak antara rotor dan bodi, lakukan pengukuran menggunakan fuller gauge.

  1. Jarak atau celah yang tepat dan bagus untuk mobil Toyota ialah 0,20 mm.
  1. Bila hasil pengukuran menandakan celah antara rotor dan bodi melebihi batas ukuran 0,20 mm maka kondisi rotor atau bodi pompa oli sudah termakan atau telah mengalami aus.

  1. Perbaikan dapat Anda lakukan dengan mengganti rotor tersebut. Namun apabila celah antara rotor yang baru dengan bodi pompa oli tetap besar, Anda perlu mengganti pompa oli secara keseluruhan.

Tahap 3 : Pemeriksaan celah ujung rotor

Langkah pemeriksaan celah ujung rotor: Di dalam pompa oli untuk mobil Toyota terdapat 2 (dua) rotor. Satu rotor terletak di bagian luar, dan rotos yang satunya berada di bagian dalam. Kedua rotor ini sama-sama berputar untuk melakukan langkah hisap dan tekan oli ke seluruh bagian yang akan dilumasi.

  1. Sama halnya dengan tahap 2, Anda dapat mengukur celah ujung rotor menggunakan fuller gauge.
  1. Tak berbeda dari pengukuran rotor dengan bodi, jarak atau celah ujung rotor yang tepat untuk mobil Toyota adalah 0,20 mm.

  1. Bila hasil pengukuran melebihi jarak 0,20 mm berarti rotor sudah mengalami aus.

  1. Perbaikan dapat Anda lakukan dengan mengganti kedua rotor tersebut.

Tahap 4 : Pemeriksaan celah sisi pada rotor

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengecek kerapatan antara rotor dengan bagian mesin. Cara pemeriksaannya adalah:

  1. Pemeriksaan dapat Anda lakukan menggunakan mistar baja. Letakan mistar tersebut di bagian atas rotor hingga menyentuh bodi pompa oli.

  1. Fuller gauge masih Anda perlukan untuk mengukur celah sisi rotor dengan mistar baja.

  1. Celah sisi rotor dengan mistar tersebut harus berada di ukuran 0,15 mm.
  1. Apabila hasil pengukuran menandakan celah berada di 0,15 mm, Anda dapat mengganti rotor atau ganti pompa oli 1 unit keseluruhan.

 

Pemeriksaan pompa oli yang Anda lakukan dengan tepat tentu akan terhindar dari salahnya menganalisa kerusakan. Jika Anda telah melakukan 4 tahap pemeriksaan pompa oli tersebut, dan mendapatkan hasil pemeriksaan bahwa berbagai komponen pompa oli dalam keadaan baik tentu penggantian parts tak perlu Anda lakukan. Namun apabila dalam 1 tahap pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan salah satu komponen, maka penting bagi Anda untuk mengganti pompa oli 1 unit keseluruhan atau cukup mengganti bagian yang telah terindikasi kerusakan.

Di BeliOnderdil, Anda dapat menemukan pompa oli beserta komponen-komponenya dengan kualitas yang terbaik, tak hanya itu penawaran harga yang menarik beserta keamanan dalam berbelanja suku cadang tentu akan Anda dapatkan. Tunggu apa lagi, ayo lengkapi kebutuhan spare parts mobil Anda dengan mengunjungi Beli Onderdil sekarang juga.

 

© Belajar-otomotif-1.blogspot.co.id

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *