September 25, 2018
Instalasi Suku Cadang

Langkah-Langkah Melakukan Penggantian Bearing Roda Mobil

Bantalan roda atau dengan nama lain bearing atau laher merupakan salah satu komponen dari sistem suspensi kendaraan yang memiliki peran sebagai pembantu roda ketika dijalankan agar dapat berputar dengan baik dan sempurna. Komponen satu ini terletak pada hub roda, rotor atau tromol rem.

Seperti komponen lainnya, bearing roda mobil juga memiliki jangka waktu pemakaian. Tanda-tanda komponen satu ini harus diganti dapat dikenali jika terdengar suara dengung yang menganggu kenyamanan Anda ketika berkendara atau hidupnya lampu peringatan ABS secara terus-menerus.

Penggantian bearing roda di bengkel tentunya mengharuskan Anda mengeluarkan biaya yang lebih mahal. Untuk itu, Blog Beli Onderdil akan memberikan langkah-langkah yang tepat untuk Anda cermati dan pahami mengenai cara penggantian bearing atau bantalan roda mobil. Perhatikan langkah-langkah berikut ini :

  1. Langkah pertama tentunya Anda harus memarkirkan kendaraan di jalan permukaan yang datar. Atur transmisi ke posisi P atau parkir bagi Anda pengguna mobil dengan transmisi otomatis, sedangkan untuk Anda pengguna mobil bertransmisi manual, posisikan transmisi ke gigi 1 mundur atau netral, jangan lupa untuk mengaktifkan atau memasang rem tangan.

 

  1. Gunakan pengganjal roda mobil berupa jack stand agar roda lain yang tidak sedang dilakukan penggantian bantalannya tidak berpindah tempat atau bergerak.

 

  1. Selanjutnya gunakan dongkrak untuk menaikkan roda agar Anda dapat mengganti bantalan atau bearing  tersebut dengan mudah. Sebelum melakukan proses pengangkatan roda, kendurkan terlebih dahulu seluruh mur roda. Setelah itu perlahanlah naikkan roda.
  • Jangan lupa untuk memastikan kendaraan telah tersangga dengan tepat oleh dongkrak roda agar terhindar dari kejadian tergelincirnya kendaraan Anda.

 

  1. Mulailah melakukan pelepasan berbagai mur roda dan tempatkan di tempat yang aman, kemudian lepaskan roda secara perlahan.

 

  1. Selanjutnya, lakukan pelepasan kaliper rem dengan melepas bautnya menggunakan kunci sok. Gunakan obeng untuk mengungkit kaliper agar terlepas.
  • Perhatikan proses pelepasan kaliper rem, agar pipa atau kabel rem tidak mengalami kerusakan, penting bagi Anda untuk memastikan agar kaliper rem tidak tergantung bebas. Anda dapat mengaitkan komponen tersebut di tempat yang aman seperti bagian bawah kendaraan atau dapat mengikatnya dengan bagian tersebut menggunakan tali.

 

  1. Komponen berikutnya yang perlu Anda lepas ialah, penutup debu, pin cotter (pin pengikat as roda) serta mur mahkota. Ketika roda telah dilepas, Anda harus beralih pada bagian tengah rotor dimana terdapat tutup kecil berbahan logam atau plastik yang berperan menjadi pelindung pengikat rotor dari debu. Berbagai komponen pengikat beserta penutupnya perlu Anda lepas sebelum melepas komponen rotor. Anda dapat melepas penutup debu menggunakan penjepit dan palu untuk mengetuk-ngetuk penjepit tersebut. Setelah itu, Anda akan menemukan mur mahkota yang terikat oleh pin cotter. Gunakan tang atau pemotong kawat untuk melepaskan pin, kemudian putar mur mahkota beserta ring untuk melepaskan komponen tersebut.
  • Simpan berbagai komponen penting ini di tempat yang aman agar tidak hilang.

 

  1. Berikutnya, Anda masuk ke dalam proses melepaskan rotor. Gunakan ibu jari dan letakkan dengan tepat pada batang as yang berada di tengah rotor. Gunakan telapak tangan Anda yang lain untuk menggoncangkan rotor dengan kuat dan arah gerakan yang halus. Bantalan roda yang berada di sisi luar perlahan kendur, singkirkan komponen tersebut dan lepaskan rotor.
  • Anda dapat menggunakan palu karet dengan cara memukul-mukul rotor jika komponen satu ini sulit untuk dilepaskan. Ingat bahwa Anda hanya dapat menggunakan palu karet untuk melakukan hal tersebut.

 

  1. Selanjutnya, Anda harus melepaskan baut sambungan penggerak berserta hubnya. As penggerak terhubung oleh rotor menggunakan sambungan atau hub. Bantalan roda atau bearing terletak di dalam hub dan terikat erat oleh beberapa baut di bagian belakang. Anda membutuhkan tangkai kunci sok tipis yang dilengkapi dengan gagang siku untuk melepas baut karena letak komponen tersebut yang berada di bagian dalam bearing dimana sulit untuk dijangkau. Setelah baut berhasil terlepas, tarik lepas hub dari as penggerak.

 

  1. Langkah berikutnya, Anda akan melakukan pembongkaran sambungan (hub) agar bantalan roda dapat dijangkau. Untuk membuka tutup hub dan komponen ABS yang terpasang Anda memerlukan kunci pas atau sebuah palu serta alat penarik khusus yang berfungsi untuk melepas baut di bagian tengah agar bantalan dengan mudah terlepas.

 

  1. Setelah bantalan atau bearing terlepas, bersihkan dudukan komponen tersebut. Sebelumnya, Anda harus menyiapkan bearing atau bantalan yang baru karena pelepasan dapat membuat rumah bantalan hancur. Bersihkan dudukan bantalan yang dipenuhi oleh kotoran setelah rumah bantalan telah terlepas dan bantalan lama dikeluarkan.

 

  1. Selanjutnya, Anda dapat memulai pemasangan rumah bantalan baru bersama bantalannya. Gunakan palu untuk memudahkan pemasangan rumah bantalan baru agar berada di posisi yang tepat sesuai dengan tempatnya. Kemudian pasangkan bantalan pada rumah bantalan dengan melumasinya terlebih dahulu, jangan lupa untuk memastikan bahwa komponen tersebut terpasang dengan lurus, dan juga tepat. Perhatikan pula apabila terdapat cincin pengunci, Anda perlu menempatkan komponen tersebut pada tempatnya dengan posisi mendatar pada bagian luar dudukan bearing atau bantalan.

 

  1. Setelah pemasangan selesai, inilah saatnya Anda mulai melakukan proses pemasangan kembali dengan urutan yang berbalik.
  • Mulailah dari memasang kembali berbagai komponen hub yang harus tersambung dengan as penggerak.
  • Setelah itu, pasang rotor dan kencangkan seluruh bautnya.
  • Kemudian Anda perlu melumasi bantalan luar yang baru dengan pelumas gemuk sebelum dipasang.
  • Lakukan pemasangan juga terhadap mur mahkota dan kunci erat menggunakan pin cotter.
  • Berikutnya, penutup debu, kaliper serta kanvas rem juga harus Anda pasang dengan benar pada tempatnya dan jangan lupa gunakan baut untuk mengencangkan masing-masing komponen.
  • Yang terakhir, pasang kembali roda beserta murnya dengan benar dan sesuai tempatnya.
  • Turunkan kendaraan Anda secara perlahan dengan dongkrak.

Selamat Anda telah selesai melakukan proses penggantian bearing atau bantalan roda mobil. Memang proses ini terbilang cukup rumit. Disarankan bagi Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak yang paham akan pengerjaan sebelum melakukan proses ini agar terhindar dari rusaknya salah satu komponen. Blog Beli Onderdil akan kembali dengan instalasi suku cadang menarik lainnya.

 

© WikiHow

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *