June 19, 2018
Oto Tips

Lampu Indikator Mobil Menyala? Ini Cara Mengatasinya!

Jakarta, BeliOnderdil.comAda beragam lampu indikator yang terdapat pada mobil, tepatnya berada pada bagian dalam speedometer mobil, fungsi dari indikator itu sendiri agar memudahkan para pengemudi mobil melihat apakah ada suatu kesalahan yang berarti pada mobil mereka.

Salah satu indikator yang ada pada mobil masa kini ialah indikator “engine check” yang memiliki gambar seperti bongkahan mesin dengan warna kuning. Indikator ini akan menyala atau aktif jika terjadi malfungsi serta masalah pada mesin mobil, namun Anda tak perlu khawatir karena terkadang lampu indikator satu ini juga sering menyala sendiri karena ada gangguan pada salah satu sensor yang tidak berfungsi, atau bisa juga eror.

Tak hanya gangguan sensor-sensor mobil, penyebab lain yang umum terjadi ialah bagian mesin atau sensor tersebut terkena percikan atau genangan air saat melewati jalan basah atau banjir.

Banyak sensor yang patut dicurigai menjadi akar penyebab permasalahan ini terjadi, seperti sensor air flow meter, sensor temperatur intake air, sensor oksigen, sensor MAP, sensor injektor, dan masih banyak lagi.

Di kesempatan kali ini, Blog BeliOnderdil akan memberikan cara mengatasi lampu indikator mesin yang menyala. Untuk itu simak ulasannya berikut ini :

  1. Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika lampu indikator mesin menyala ialah pastikan untuk tidak panik secara berlebihan. Cobalah buka kap mesin mobil Anda dan lakukan pemeriksaan pada bagian radiator, kabel aki, kabel busi, sistem pendingin AC, rotak atau membran, selang bensin dan sekring. Terkadang kerusakan kecil dapat Anda langsung perbaiki sendiri, untuk itu periksa berbagai komponen tersebut dengan seksama.

  1. Setelah memeriksa komponen-komponen di atas namun tidak membuahkan hasil, Anda dapat melakukan pemeriksaan kedua yakni memeriksa aki mobil. Lakukan pemeriskaan dengan melepas terlebih dahulu terminal aki bagian negatif (-) ketika mesin dalam keadaan mati. Kemudian kendurkan baut dan angkat kepala aki serta biarkan selama 3 sampai 5 menit setelah itu pasang kembali terminal/kepala aki mobil yang telah dicopot tadi dengan tepat dan kuat. Berikutnya Anda dapat melihat apakah panel indikator mesin mobil masih menyala atau tidak.

  1. Jika cara pertama dan kedua tidak membuahkan hasil yang memuaskan, saat ini cara ketiga perlu Anda lakukan yakni melakukan scanning kerusakan pada mobil, bisa jadi indikator tersebut menyala dikarenakan ada kerusakan yang sangat berarti dan rusak berat.

Kemungkinannya penyebab dari permasalahan ini memang beragam, jika tidak segera dicari penyebabnya, akan berakibat pada mesin yang akan lebih boros bahan bakar, berat tarikan, tersendar, keluar asap hitam, susah hidup, atau masalah lain, bergantung kerusakan sensor. Untuk lebih jelasnya Anda dapat segera membawa kendaraan yang bermasalah ke bengkel terdekat.

 

© otomotif.kompas, gudangcara.net

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *