November 16, 2018
Oto Tips

Kenali Ciri dan Gejala Transmisi Mobil Rusak

© ShutterStock

© ShutterStock

Mobil dengan transmisi matik memang menjadi pilihan tersendiri bagi calon konsumen atau pemilik kendaraan. Mobil dengan transmisi matik memang memiliki sistem berkendara yang terbilang jauh lebuh nyaman dah mudah karena pengemudi cukup mengatur posisi transmisi sekali saja, tidak adanya fungsi kopling pun membuat pengendara menjadi lebih santai serta rileks, terkhusus bagi pengemudi wanita dan aktivitas berkendara di kondisi jalan yang rentan macet. Namun, tak sedikit orang yang beranggapan bahwa mobil bertransmisi matik susah dan repot dalam masalah perawatan. Hal ini dikarenakan transmisi matik atau otomatis memang telah mengaplikasikan sistem elektronik dan tentunya bertolak belakang atau jauh berbeda dengan transmisi manual yang masih menggunakan sistem analog.

Penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa sistem kinerja transmisi otomatis terbilang lebih kompleks dibanding transmisi manual, hal tersebut tentu membuat transmisi otomatis jauh lebih rentan terhadap kerusakan dimana biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan relatif lebih menguras biaya.

Terdapat beberapa faktor penyebab rusaknya transmisi matik mobil, salah satunya ialah faktor usia kendaraan, namun tak hanya itu, fakta membuktikan bahwa hanya 5 persen kerusakan terjadi karena umur mobil yang sudah renta, selebihnya 10 persen ditimbulkan oleh cara penggunaan yang sembrono alias kurang berhati – hati dan kontributor terbesar dengan sumbangsih sebanyak 85 persen adalah kelalaian dalam mengganti oli atau pelumas transmisi.

Pada intinya setiap mobil yang dirawat dengan baik dan benar tentu akan terhindar dari masalah kerusakan, begitupun dengan mobil transmisi matik yang dapat awet dan terjaga performanya jika perawatan selalu dilakukan secara berkala dan rutin. Selain perawatan umum, penting bagi Anda sebagai pengendara sekaligus pemilik mobil untuk mengetahui gejala-gejala yang kerap menandakan transmisi matik mobil bermasalah. Dengan mengetahui berbagai gejala tersebut, tentu Anda dapat meminimalisir kerusakan sebelum menjadi lebih parah.

Untuk itu, dikesempatan kali ini, Blog BeliOnderdil akan mengulas gejala-gejala transmisi matik mobil mengalami kerusakan. Berikut ulasannya :

  1. Terjadinya Hentakan Ketika Perpindahan Gigi

Pada umumnya, mobil dengan transmisi matik terbilang sudah modern dan memiliki proses perpindah gigi yang cukup halus. Namun jika Anda pernah merasakan perpindah gigi awal terasa ada hentakan yang membuat mobil seperti terasa terdorong mendadak, patut dicurigai adanya permasalahan pada sistem transmisi mobil matik tersebut.

Kerusakan tersebut tentu dapat terjadi ketika sistem elektronis atau mekanis transmisi bermasalah. Cara pendeteksian tentu dapat Anda lakukan dengan menggunakan komponen engine scanner yaitu socket OBD. Umumnya, kerusakan terjadi pada solenoid pressure yang mengalami kebocoran dan mengakibatkan oli transmisi tidak dapat menjaga perpindahan gigi ketika rpm optimal tercapai dan berdampak pada tersentaknya mobil ketika perpindahan gigi dilakukan.

  1. Getaran pada Mobil

Mesin yang sedang bekerja memang menimbulkan sedikit getaran pada mobil dan terbilang normal, namun jika getaran tersebut sangat terasa dan mengganggu proses berkendara, mesin atau transmisi mobil dapat dikatakan tengah bermasalah. Getaran dapat terjadi akibat kampas kopling pada mobil sudah mulai aus bahkan hangus. Kampas kopling yang sudah aus tentu membuat tekstur komponen tak lagi halus atau rata dan menimbulkan gesekan pada amplas kopling tersebut. Bergetarnya mobil ketika dikemudikan tentu tak dapat dihindari jika permasalahan tersebut Anda alami.

  1. Sulit untuk Gigi Mundur

Kerusakan pada transmisi yang semakin parah tentu membuat gejala kerusakan yang dirasakan akan semakin besar. Seperti contoh ialah gigi mundur yang sulit untuk digunakan. Kerusakan tersebut dapat terjadi dikarenakan sistem mekanis transmisi matik mobil yang bermasalah sehingga mempengaruhi tuas gigi mundur yang juga mengalami kerusakan.

  1. Tuas Gigi Sulit atau Tidak Dapat Pindah

Tuas gigi yang sulit atau tidak dapat dioperasikan juga dapat terjadi jika switch pada transmisi otomatis mobil sudah terindikasi kerusakan. Umumnya, kerusakan ini sering terjadi ketika pengemudi baru menaiki mobil dan menyadari jika posisi transmisi sulit untuk dipindah atau bahkan tak dapat pindah sama sekali. Hal ini tentu dapat membuat posisi tuas gigi tersangkut dan tidak dapat pindah dari mode parking. Meski dalam beberapa waktu tuas dapat dipindahkan setelah Anda mencobanya, akan lebih baik jika permasalahan ini langsung diatasi dengan cara memperbaikinya agar tidak semakin parah.

  1. Gigi Tidak Berpindah

Tak hanya masalah tuas yang tidak dapat berpindah, kerusakan lain bisa saja terjadi seperti tuas yang dapat dipindah namun gigi transmisi tidak ikut berpindah. Gejala tersebut tentu dapat terjadi dikarenakan adanya kabel pada gearbox yang terkelupas atau bahkan putus.

Setelah gejala kerusakan telah Anda ketahui, perawatan terhadap transmisi matik mobil penting untuk Anda lakukan, lalu apa saja perawatan yang harus diterapkan? Yuk simak ulasan berikut ini :

  1. Periksa Oli Transmisi Secara Rutin

Di pembahasan awal telah dikatakan bahwa 85 persen kerusakan transmisi matik adalah akibat sang pemilik absen dalam mengganti atau memeriksa kondisi pelumasnya, Memeriksa oli transmisi yang dilakukan secara rutin tentu bertujuan untuk mengetahui kondisi dari oli tersebut yang menunjang kinerja transmisi agar tetap prima. Pemeriksaan terhadap oli transmisi dapat Anda lakukan pada paga hari sebelum mobil memulai aktivitas. Cara memeriksanya Anda dapat menggunakan tongkat indikator untuk melihat kondisi dari pelumas tersebut, apabila warna oli sudah berwarna coklat ditambah terdapat serbuk besi halus, transmisi mobil matik Anda dapat dikatakan telah berada dalam permasalahan yang cukup serius dan penting untuk diperbaiki.

Selain itu, Anda juga perlu melihat kolong atau ruang bawah mobil apakah terdapat rembesan atau kebocoran pelumas. Kebocoran biasanya terjadi pada gasket, paking, seal atau bahkan bak penampungan oli yang disebabkan kasarnya pergantian gigi atau ketika berkendara menghantam lubang atau polisi tidur.

  1. Mau Mendengarkan

Timbulnya suara dengungan awalnya mungkin terdengar seperti suara mesin, namun apabila disimak lebih teliti dengungan tersebut terdengar lebih jelas, aneh, seperti beradu. Ketika permasalahan ini terjadi pada transmisi mobil Anda, perbaikan penting untuk segera Anda lakukan.

Menggunakan mobil bertransmisi otomatis memang lebih praktis dan menyenangkan terutama bagi Anda yang sehari – hari beraktivitas di kota besar dengan kondisi jalan padat atau justru macet. Namun demikian untuk menjaga kesenangan tersebut penting bagi Anda untuk melakukan perawatan intensif secara rutin. Meskipun pengoperasiannya sangat mudah, memperhatikan panduan mengendarai mobil matik serta merawatnya dengan benar penting untuk dilakukan, karena sejatinya komponen transmisi otomatis jauh lebih rumit sekaligus lebih sensitif dibanding mobil bertransmisi manual.

 

 

© Asapmobil.com , hargahonda.com

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *