June 19, 2018
Oto Tips

Ingin Modifikasi Ban dan Velg Mobil? Yuk Perhatikan Hal Berikut Ini!

Jakarta, BeliOnderdil.com—Sebagai pemilik sekaligus pengendara mobil, melakukan penggantian spare part atau modifikasi suatu komponen kendaraannya merupakan hal yang lumrah, terlebih bagi seseorang yang memang memiliki kegemaran memodif bagian tertentu mobilnya. Velg dan ban mobil merupakan salah satu komponen yang paling sering dimodifikasi seperti mengganti ukuran standarnya.

Umumnya, penggantian ban mobil juga mengharuskan pemilik untuk merubah pula profil ban serta lebar telapak ban dari standar pabrikan dengan tujuannya agar ban dapat berpenampilan lebih menarik. Selain itu, untuk modifikasi velg mobil sendiri umumnya dilakukan perubahan diameter velg ke tingkat lebih besar. Seperti contoh, jika velg sebelumnya hanya memiliki 16 ring, modifikasi dilakukan dengan meningkatkannya menjadi 18 ring. Modifikasi baik ban maupun velg tentu tidak boleh dilakukan secara asal atau salah karena dapat berpengaruh pada kenyamanan dalam berkendara.

Dikutip dari beberapa sumber dan ahli otomotif, dalam merubah ukuran ban tentunya sang pemilik mobil perlu menerima konsekuensi atau efek yang secara langsung akan dirasakan kendaraan.  Oleh karena itu, disarankan bagi pemilik kendaraan untuk tidak mengganti profil ban melebihi 1 ukuran dari profil ban standar bawaan pabrik kendaraan mereka.

Sementara itu, untuk melakukan modifikasi velg mobil yang paling penting untuk diperhatikan adalah outside diameternya. Idealnya outside atau diameter luar tidak berubah ukurannya meski ukuran velg diupgrade menjadi lebih besar, perhatikan juga aspek rasio ban alias tebal tipisnya ban. Rumusannya makin kecil angka rasio ban, maka ban semakin tipis dan sebaliknya makin besar angka rasio ban, ketebalan ban makin tinggi.

Penggantian velg ke diameter lebih besar tentu mengharuskan pemilik mobil untuk mengganti rasio ban menjadi lebih kecil, akibatnya kemampuan ban untuk menyerap getaran akan berkurang yang dapat membuat kenyamanan dalam berkendara terganggu. Selain faktor ketidaknyamanan ini ukuran velg dan ban yang tidak seimbang kerap membuat komponen kaki-kaki cepat rusak. Sebab diameter yang terlalu besar itu memberatkan sistem kemudi walhasil roda gigi cepat aus.

Jika ingin mengganti velg yang ukurannya lebih besar dari aslinya / original equipment (OE), sebaiknya gunakan velg maksimal plus two dari ukuran standarnya.

Dilansir dari otomotifnet.com berikut ini merupakan uraian contoh perpaduan ukuran ban dan velg yang masih memiliki outside diameter ban tidak berubah dan masih sesuai dengan toleransi standar Eropa (ETRTO TSD) sehingga tidak perlu melakukan kalibrasi speedometer.

  • 175/70R13 = (575,2mm) > 185/60R14 > 195/50R15 > 185/45R16
  • 175/65R14 = (583,1mm) > 185/55R15 > 195/45R16 > 205/40R17
  • 185/55R15 = (584,5mm) > 195/45R16 > 205/40R17
  • 215/55R16 = (642,9mm) > 235/50R16 > 225/45R17 > 235/40R18
  • 235/55R17 = (690,3mm) > 255/45R18 > 255/40R19

Mengganti ban dan velg mobil juga akan mempengaruhi atau berdampak pada beberapa hal, di antaranya :

  • Akselerasi Kendaraan

Penggantian ban yang dilakukan oleh pemilik mobil dengan telapak ban yang lebih besar dapat menambah luas bidang gesekan yang terjadi antara ban dengan permukaan jalan. Hal ini tentu berdampak pada akselerasi mobil yang akan berkuran serta tarikan awal ketika mengemudi yang akan terasa lebih berat. Begitu pun dengan lebar telapak ban yang sengaja diubah lebih kecil dapat membuat mobil menjadi lebih gesit dan tarikan yang lebih ringan.

  • Pengereman

Mengubah telapak ban mobil menjadi lebih besar memang akan membuat akselerasi dalam berkendara akan berkurang, namun hal tersebut dapat menambah friksi atau gesekan yang terjadi antara permukaan ban dengan permukaan jalan yang tentunya dapat membuat proses pengereman terbilang jauh lebih efektif dan lebih baik. Sementara itu, untuk ban yang bertelapak lebih tipis dapat membutuhkan jarak dan waktu yang lebih banyak untuk melakukan pengereman karena gesekan yang terjadi lebih sedikit.

  • Efisiensi Bahan Bakar

Menggunakan telapak ban yang lebih besar tentu akan berpengaruh pada gesekan antara ban dan permukaan jalan yang menjadi lebih besar, dampaknya mesin akan jauh bekerja lebih berat agar ban dapat bergerak dengan optimal. Hal ini tentu berefek pada konsumsi bahan bakar yang akan lebih boros daripada penggunaan ban standar dengan telapak ban lebih kecil.

  • Radius Putar Minimum Kendaraan

Penggantian telapak ban mobil yang jauh dari standar tetap pabrikan kendaraan dapat membuat seluruh posisi telapak ban melebar jika tidak diikuti dengan pengurangan pada jarak pijak. Dengan demikian, radius putar mobil juga dapat bertambah yang tentunya membuat Anda membutuhkan jarak yang lebih luas untuk berbelok tajam seperti ingin melakukan u-turn. Sebaliknya, untuk ban dengan telapak yang lebih kecil tanpa menambah jarak pijak, dapat membuat radius putar menjadi berkurang karena ban lebih ke dalam. Kurangnya kesadaran atau kesalahan dalam perhitungan dapat membuat ban bagian belakang akan lebih cepat mengikuti putaran kendaraan dan rentan tersangkut di pembatas jalan.

Dengan alasan-alasan tersebut, maka ada baiknya untuk memperhitungkan dengan baik sebelum merubah profil standar ban mobil Anda. Konsultasikan dengan seseorang yang paham mengenai hal ini agar modifikasi yang dilakukan tidak merugikan atau bahkan membahayakan keselamatan Anda dan keluarga saat berkendara. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

© kokgituya.com , mobilku.org

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *