November 16, 2018
Instalasi Suku Cadang Oto Tips

Gejala, Penyebab, dan Cara Memperbaiki Boster Rem yang Rusak

Booster rem atau servo merupakan salah satu komponen sistem rem yang memiliki fungsi untuk meringankan pedal rem ketika diinjak, booster rem bekerja dengan cara memberikan tekanan pada master rem sehingga pengereman mobil dapat dilakukan dengan lebih ringan. Dilihat dari fungsinya tentu saja booster rem memiliki peran penting terhadap kinerja sistem rem mobil, tanpa adanya booster rem maka pengereman menjadi keras dimana Anda perlu menekan pedal rem lebih dalam. Hal tersebut tentu juga dapat Anda rasakan ketika boster rem mengalami kerusakan, jika komponen satu ini telah terindikasi kerusakan, penting bagi Anda untuk segera melakukan perbaikan bahkan penggantian.

Gejala kerusakan booster atau servo rem mobil

Kerusakan pada booster atau servo mobil secara langsung berdampak pada sistem rem. Gejala booster rem atau servo yang rusak diantaranya ialah :

  • Pedal rem terasa sangat keras ketika diinjak sehingga pengereman menjadi kurang maksimal.
  • Terdapat bunyi desis udara ketika mesin mobil dihidupkan baik ketika rem diinjak maupun tidak diinjak. Munculnya desis udara tersebut disebabkan karena terjadi kebocoran pada karet seal booster rem.
  • Mesin menjadi susah langsam. Hal ini disebabkan karena kondisi kebocoran booster atau servo rem sama halnya dengan kebocoran yang terjadi pada intake manifold.

 

Penyebab booster atau servo rem mobil rusak

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan booster atau servo rem mengalami kerusakan sehingga membuat performa kendaraan menurun, diantaranya :

  1. Booster rem atau servo rusak.
  1. Terjadi kebocoran pada selang vakum booster rem atau servo.
  1. Selang vakum booster rem atau servo telah tersumbat kotoran yang menumpuk.
  1. Terjadi kebocoran pada karet seal booster rem.
  1. Tabung angin terisi oli karena pentil blower telah mengalami kerusakan (pada mesin diesel).
  1. Rusaknya blower vakum pada dinamo pengisian (pada mesin diesel).

 

Dilansir dari modulteknik.co.id kali ini, Blog BeliOnderdil akan memberikan cara-cara memperbaiki booster rem yang mengalami kerusakan. Cara ini dapat dilakukan sendiri di rumah dan tentunya membuat Anda lebih hemat daripada harus membawa kendaraan ke bengkel yang memerlukan biaya lebih besar. Untuk itu, simak ulasan berikut ini :

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah pemeriksaan sebelum perbaikan, berikut uraiannya :
  • Pertama, Anda dapat memeriksa perubahan stasioner pada mesin, jika karet membrannya telah bocor atau sobek, stasioner mesin atau rpm menjadi naik.
  • Kedua, Anda dapat memeriksa apakah terdapat kevakuman dari manifold menuju boster. Lakukan cara ini dengan melepas selang yang menancap pada tabung booster, Anda dapat mencabut atau melepas klemnya terlebih dahulu. Jika ada kevakuman berarti selang atau komponen tidak buntu, namun jika terdapat komponen tetapi tidak bisa menghisap, kemungkinan karet membran telah sobek.
  • Ketiga, periksa apakah terdapat kebocoran baik dari selang vakum ataupun pada tabung booster. Karet booster telah sobek jika Anda mendengar suara aneh yang bising ketika melakukan pemeriksaan.
  1. Setelah melakukan pemeriksaan yang telah dijelaskan di atas, sudah dapat dipastikan bahwa permasalahan terjadi pada karet booster. Langkah perbaikan berikutnya Anda dapat melepas master rem terlebih dahulu yang menempel pada tabung booster agar tidak mengganggu pengerjaan.
  1. Berikutnya, Anda dapat melepas booster dari bodi atau tempatnya beserta pedal rem.
  1. Selanjutnya, Anda dapat menggunakan obeng untuk melepas tabung booster. Ketika melakukan proses ini, Anda perlu berhati-hati agar tidak mengenai bagian karet membran booster.
  1. Setelah itu, Anda dapat memeriksa apakah terdapat kebocoran atau karet membran telah sobek. Karet yang sobek dapat membuat membran menjadi tidak bisa tertarik atau tersedot oleh manifold, sehingga ketika diinjak tidak ada bantuan tarikan dari kevakuman manifold.
  1. Karet membran yang sobek ini perlu untuk ditambal, lakukan dengan cara apapun agar karet tersebut bisa tertutup lagi sehingga tidak ada kebocoran.
  1. Setelah proses menambal selesai, pasang kembali berbagai komponen yang telah dilepas sebelumnya.
  1. Kemudian Anda dapat melakukan uji kendaraan secara perlahan.

Demikianlah informasi mengenai gejala, penyebab, dan cara memperbaiki booster rem yang mengalami kerusakan, semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Anda, dan jangan lupa untuk melakukan perawatan terhadap rem mobil dan komponen lainnya secara berkala juga rutin demi terjaganya keamanan dan kenyamanan Anda dalam berkendara.

Bagi Anda yang membutuhkan boster rem mobil berkualitas beserta varian suku cadang lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi situs BeliOnderdil sekarang juga. Nantikan artikel informatif lainnya hanya di Blog BeliOnderdil.

© Guruotomotif.com, Modulteknik.blogspot

 

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *