August 22, 2019
Instalasi Suku Cadang

Cara Mudah Merotasi Ban Mobil

Ban merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan termasuk mobil. Mobil tentu tidak dapat berjalan atau dikendarai tanpa adanya ban. Mengingat peran ban yang begitu penting, tentunya mengharuskan Anda untuk selalu melakukan perawatan terhadap komponen yang satu ini, seperti melakukan pemeriksaan terhadap tekanan, kondisi, juga umur ban yang menjadi faktor keamanan dan keselamatan ketika Anda berkendara.

Perotasian merupakan salah satu cara merawat ban mobil agar tetap dalam keadaan prima, hal ini bertujuan agar tingkat keausan ban merata baik belakang maupun depan, selain itu proses ini juga dapat menambah usia pemakaian ban serta membuat mobil lebih stabil ketika dikendarai.

Anda disarankan dapat melakukan rotasi ban paling tidak setiap menempuh jarak 7.500 km sampai 10.000 km atau ketika Anda melakukan penggantian oli.

Simak ulasan berikut ini mengenai cara-cara merotasi ban dengan mudah dan tepat :

Tahap 1: Mendongkrak Mobil

  1. Tahap pertama untuk melakukan proses merotasi ban Anda membutuhkan beberapa jack stand. Jika Anda menggunakan dongkrak, tentu Anda hanya dapat mengganti roda satu per satu. Namun dalam perotasian ban, seluruh roda perlu untuk diangkat dari permukaan jalan. Untuk itu, penting bagi Anda memiliki jack stand dan tidak melakukan proses ini menggunakan dongkrak. Untuk memudahkan, Anda dapat menggunakan balok jika tidak memiliki jack stand.

 

  1. Parkirkan mobil di permukaan jalan yang datar agar mengurangi resiko terjatuhnya mobil ketika didongkrak. Jangan lupa untuk mengaktifkan rem tangan mobil sebelum proses merotasi dimulai dan mulailah pasang jack stand untuk mengganjal roda sebelum didongkrak agar mobil tidak berpindah tempat.

 

  1. Mulailah membuka dop dan renggangkan mur roda terlebih dahulu. Untuk melepas dop, Anda membutuhkan obeng pipih untuk mencongkelnya agar mur roda terlihat. Kendurkan mur roda menggunakan kunci roda. Anda hanya perlu mengendurkan mur, jangan melepaskannya agar mudah dilepaskan sehabis mobil didongkrak.

 

  1. Selanjutnya, mulailah gunakan dongkrak untuk mengangkat berbagai sudut mobil dan gunakan jack stand untuk menopangnya. Buku manual mobil dapat Anda jadikan panduan untuk mengetahui tempat yang tepat untuk mendongkrak atau memasang jack stand.

Tahap 2: Merotasi Ban

  1. Sebelum melakukan perotasian ban, Anda perlu merencanakan pola rotasi sebelum melepas satu persatu roda.

 

  1. Ban dapat dipasang satu arah atau bebas, untuk itu periksalah arah putaran ban terlebih dahulu. Tapak yang searah merupakan ciri dari ban yang memiliki arah tertentu, seperti alur untuk air mengalir ke sisi luar ban agar dapat dikendalikan dengan baik. Jika Anda merupakan pengguna ban dengan jenis tersebut, Anda hanya dapat menukar roda depan dan belakang dengan sisi yang sama. Sedangkan roda tanpa arah khusus dapat dipasang ke posisi mana saja.
  • Perhatikan hal ini. Untuk ban yang memiliki arah khusus, perotasian hanya dapat dilakukan dengan menukarkan ban depan dari bagian pengemudi dengan ban di belakang sisi yang sama, begitupun sebaliknya.
  • Sedangkan untuk ban yang tidak memiliki arah khusus, lakukan pola rotasi dengan bentuk huruf “X”. Tukarlah roda kiri depan ke kanan belakang, dan roda kanan depan ke kiri belakang agar perotasian dapat menghasilkan efek yang sempurna dan dapat mendapatkan usia pemakaian yang maksimum.

 

  1. Mulailah beralih pada roda pertama yang akan Anda angkat dengan melepaskan murnya terlebih dahulu. Setelah dilepas, putar atau gulingkan roda ke posisi terbarunya. Perhatikan pula penempatan mur dimana harus Anda letakkan dekat as roda. Gunakan mur pada posisi yang sama sesuai baut, bukan roda.

 

  1. Perotasian ban harus dilakukan dengan pola yang tepat. Mengangkat mobil secara keseluruhan tentu dapat memudahkan proses perotasian, karena Anda hanya perlu mengganti roda sesuai dengan posisi yang baru, lakukan pemasangan baut dan mengencangkan mur.

 

  1. Selanjutnya, turunkan mobil secara perlahan. Setelah diturunkan, pastikan Anda memeriksa tekanan ban, Anda juga perlu menggoyangkan ban kembali.

 

  1. Berikutnya Anda harus melakukan pengencangan terhadap mur roda mobil yang berjumlah 6 (enam) mur dengan pola bintang. Lakukan proses tersebut ketika mobil telah menyentuh permukaan jalan, kencangkan mur roda menggunakan kunci roda.

 

  1. Terakhir, lakukan pemasangan kembali terhadap dop roda dan periksa tekanan udara ban, jika Anda merasa tekanan ban telah berkurang, segera tambahkan.

 

Lakukanlah pemeriksaan dan perawatan terhadap seluruh komponen mobil Anda terkhusus ban agar tetap dalam kondisi yang optimal dan tentunya dapat membuat Anda selalu merasa aman dan nyaman ketika berkendara. Untuk kebutuhan ban mobil yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda serta kualitas yang prima segera kunjungi situs BeliOnderdil sekarang juga. Nantikan instalasi suku cadang menarik lainnya, hanya di Blog BeliOnderdil.

© WikiHow

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *