November 16, 2018
Instalasi Suku Cadang Oto Tips

Cara Mudah Mengatur Posisi Lampu Depan yang Tepat

Tahukah Anda bahwa sorotan cahaya lampu kendaraan memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan keselamatan berkendara di jalan. Keselamatan baik dari sisi pengemudi mobil dan juga pengemudi kendaraan lain tentu dapat terancam jika sorotan lampu depan mobil yang dimiliki tidak tepat. Jika sorotan lampu yang dimiliki terlalu rendah, hal ini tidak bisa menyinari permukaan jalan yang masih masuk ke dalam “field of view” pengemudi. Akibat yang ditimbulkan, pengemudi akan telat mengantisipasi jika terdapat ancaman bahaya mendekat karena tidak terlihat sebelumnya. Namun jika sorot lampu terlalu tinggi, titik fokus optimal sorotan lampu akan berubah, hal ini dapat membuat tidak maksimalnya sinar bagian area pandang, dan justru menyinari area yang kurang penting.

Untuk mengatasi hal tersebut, penting bagi Anda untuk melakukan pengaturan terhadap posisi lampu depan. Maka dari itu, Blog BeliOnderdil akan memberikan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatur posisi lampu depan yang benar agar tidak bermasalah bagi diri Anda sendiri maupun orang lain. Cermati langkah demi langkah ulasan berikut ini :

  1. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan dalam proses ini ialah memarkirkan mobil di jalan yang rata. Anda dapat mengeluarkan berbagai benda yang memberi beban berat dari bagasi mobil setelah itu memastikan bahwa tekanan ban telah sesuai dengan ukuran yang ditetapkan oleh produsen mobil. Anda juga perlu memeriksa kadar bahan bakar kendaraan dan memastikan gerigi pengatur arah sorotan lampu depan sudah berada di posisi nol.
  1. Atur posisi mobil Anda. Parkirkan mobil Anda di jalan yang rata, pada jarak kira-kira 3 m hingga 4,6 m dari tembok yang gelap atau pintu garasi, dengan bagian depan mobil mengarah ke tembok. Jalan aspal atau tempat parkir yang datar adalah tempat yang terbaik. Saat ini Anda perlu mengatur posisi mobil yang tepat dengan kisaran jarak kurang lebih 3 – 4,6 m dari pintu garasi atau tembok yang gelap dengan sisi depan mobil mengarah ke tembok.
  • Guncangkan mobil tersebut dua kali pada setiap sudut untuk memastikan pegas-pegas peredam guncangan telah rata.
  • Ukurlah jarak kedua lampu depan ke permukaan jalan untuk memastikan bahwa suspensinya juga telah berada pada posisi rata.
  1. Berikutnya, Anda perlu menghidupkan lampu depan mobil, bukan lampu jauh atau kabut. Untuk membuat dua tanda “T” pada dinding atau pintu garasi berikanlah tanda garis tengah horizontal dan vertical pada cahaya sorotan lampu menggunakan selotip.
  1. Anda perlu memastikan bahwa kedua lampu mobil berada di posisi yang rata begitu juga sorotannya. Letakkan alat waterpas di antara dua tanda garis tengah untuk melihat apakah sorotannya rata. Jika posisi tidak rata, Anda dapat menggunakan meteran untuk mengukur jarak tanda bagian bawah pada tembok dan turunkan tanda garis tengah yang lainnya pada ketinggian yang sama. Kedua garis tengah ini seharusnya sama rata pada ketinggian tidak lebih dari 1,1 m dari permukaan jalan.
  1. Selanjutnya Anda harus memundurkan mobil sampai berjarak tepat 7,6 m dari tembok atau pintu garasi. Tidak disaran bagi Anda untuk sekedar memperkirakan jarak, Anda perlu memastikan bahwa memang mobil telah berada pada jarak yang tepat dari tembok. Matikan lampu-lampunya. Bukalah ring trim lampu-lampu tersebut dan carilah sekrup-sekrupnya. Sekrup-sekrup ini biasanya ditemukan berdekatan dengan lampu tersebut, walaupun beberapa produsen memasangnya pada bagian mesin, di belakang lampu-lampu tersebut. Seharusnya terdapat tanda pengaturan horizontal dan vertikal.
  • Ikuti spesifikasi yang ada pada buku manual kendaraan. Sebagian produsen merekomendasikan jarak pengaturan yang berbeda. Karena itu, penting untuk memeriksa buku manual kendaraan dan mengikuti petunjuk-petunjuk tersebut.
  • Seharusnya ada satu sekrup di bagian atas lampu untuk mengatur posisi lampu secara vertikal dan sekrup lain di bagian samping lampu untuk mengatur posisinya secara horizontal, walaupun beberapa mobil mungkin menggunakan baut, bukan sekrup.
  1. Aturlah posisi setiap lampu secara terpisah. Tutuplah salah satu lampu dengan sebuah kain atau benda lainnya sementara Anda mengatur posisi dan menguji lampu yang lainnya, karena sorotan cahaya yang berbaur dapat menyulitkan Anda membedakan cahaya dari lampu yang satu dengan lampu lainnya. Mintalah bantuan seseorang untuk duduk di bangku pengemudi sementara Anda melakukan pengaturan, untuk menyalakan dan mematikan lampu agar Anda dapat melakukan pengaturan dengan benar.
  1. Putarlah sekrup atau baut bagian atas untuk mengatur bagian yang vertikal. Putaran searah jarum jam seharusnya akan menaikkan posisi lampu tersebut, sementara putaran berlawanan dengan arah jarum jam akan menurunkan posisinya.
  • Nyalakan lampunya setelah pengaturan selesai, dan lihat polanya pada tembok. Bagian atas dari sorotan cahaya yang paling terang seharusnya rata, atau sedikit di bawah garis tengah dari selotip yang Anda rekatkan.
  1. Putar sekrup atau baut bagian samping untuk mengatur posisi lampu secara horizontal. Sekarang, pada dasarnya Anda akan melakukan hal yang sama dengan pengaturan ke kanan dan ke kiri. Bagian sorotan cahaya lampu yang paling terang seharusnya ada di bagian kanan pada garis yang vertikal.
  1. Ujilah pengaturan sorotan lampu Anda di jalan. Kemudikan mobil Anda untuk memastikan bahwa lampu-lampu depan mobil Anda telah diatur pada posisi yang benar. Aturlah kembali jika perlu, dengan mengulangi langkah-langkah di atas.

Jika lampu depan kendaraan telah berada di posisi yang tepat, tentu kenyamanan dan keselamatan Anda dan pengemudi lain dalam berkendara dapat terjaga. Nah, khusus untuk Anda yang memerlukan berbagai keperluan suku cadang mobil termasuk lampu depan beserta komponen lainnya, jangan ragu-ragu untuk kunjungi situs BeliOnderdil sekarang juga. Nantikan artikel informatif lainnya hanya di Blog BeliOnderdil.

© WikiHow

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *