April 26, 2018
Instalasi Suku Cadang

Cara Mengganti Rem Tromol Mobil

Rem tromol merupakan salah satu konstruksi rem dengan cara pengereman kendaraannya menggunakan tromol rem (brake drum), sepatu rem (brake shoe), dan juga silinder roda (wheel cylinder). Dalam kendaraan, rem tromol memiliki perbedaan jenis yang digunakan baik di roda depan maupun belakang. Hal ini tentu memiliki tujuan agar sistem rem dapat berfungsi dengan baik dan optimal sesuai dengan sistem yang ditetapkan. Tak hanya berfungsi untuk menghentikan laju kendaraan, rem tromol juga memiliki fungsi sebagai parking brake atau rem parkir.

Rem tromol yang telah melampaui batas umur pemakaian tentu dapat membuat sistem pengereman mobil terganggu, hal ini tentu akan berdampak pada keamanan Anda ketika mengendarai mobil. Segeralah lakukan penggantian rem tromol secepat mungkin ketika komponen satu ini sudah tidak dapat bekinerja dengan baik. Pada dasarnya, penggantian rem tromol tidak terlalu sulit. Namun dalam proses ini, Anda membutuhkan berbagai alat khusus dan sedikit perhatian terhadap seluruh komponen. Penggantian rem tromol yang Anda lakukan sendiri di rumah tentu dapat menghemat biaya jasa mekanik.

Untuk itu, simak ulasan berikut ini mengenai cara-cara yang tepat untuk melakukan penggantian rem tromol :

  1. Gunakanlah masker asbes karena proses penggantian rem tromol yang Anda lakukan berhubungan dengan debu rem atau debu asbes yang halus dan berbahaya bagi kesehatan jika dihirup. Jangan gunakan masker biasa, gunakan masker yang memang telah khusus didesain untuk menyaring asbes.
  1. Tahap pertama dalam pengerjaan ini ialah melepas roda, Anda harus melepaskan dop dan merenggangkan mur roda terlebih dahulu. Ganjal roda depan dan gunakan dongkrak untuk menaikkan serta menyangga mobil.
  1. Berikutnya, Anda harus menyemprot dop roda dengan minyak penembus (penetrating oil)
  1. Untuk mencabut tepi tromol rem, goyangkan tromol rem untuk memudahkan pencabutan. Untuk melepaskan tromol mungkin Anda juga perlu memundurkan penyetel rem dengan memutarnya agar cukup renggang untuk melepas tromol. Lepaskan sekrup yang terdapat pada beberapa tromol rem.
  1. Selanjutnya, Anda perlu melakukan pemeriksaan terhadap tromol rem yang telah dilepas
  • Jika tromol memiliki goresan, komponen satu ini perlu untuk diperbaiki atau diganti.
  • Sebelum membongkar komponen, penting bagi Anda untuk memotret letak semua komponen tersebut. Pada dasarnya, rem tromol memiliki beberapa pegas dan tuas dengan warna yang berbeda untuk penyetel rem dan juga rem tangan
  1. Gunakan wadah untuk meletakkan seluruh mekanisme rem dan semprot menggunakan pembersih rem. Wadah yang Anda gunakan untuk melakukan proses penyemprotan dapat membantu mencegah debu dari mekanisme rem beterbangan. Jangan lupa untuk menggunakan masker ketika melakukan proses satu ini karena debu dari sebagian besar rem ialah asbes, dan Anda tentu tidak ingin menghirupnya.
  1. Langkah berikutnya, Anda perlu melakukan perbandingan antara sepatu rem yang baru dengan yang lama. Anda harus memastikan bahwa sepatu rem yang baru memiliki lubang-lubang di tempat yang sama sesuai dengan sepatu rem lama. Namun terdapat sebagian kendaraan yang memang memiliki dua sepatu rem berbeda, baik di bagian depan maupun belakang.
  • Pastikan lebar sepatu rem memiliki ukuran yang sama.
  1. Saat ini Anda memasuki langkah pembongkaran rem.
  • Pertama, Lepaskan pegas balik sepatu rem.
  • Berikutnya, Lepaskan tuas rem tangan.
  • Lepaskan pegas penahan dengan menahan pin penahan sepatu rem dari belakang.
  • Untuk melepas sepatu rem, bentangkan komponen tersebut terlebih dahulu dan lepas dari pin slinder roda.
  • Lepaskan sepatu rem dan penyetel secara bersamaan.
  • Setelah sepatu rem berhasil dilepas, letakkan sepatu rem yang lama di lantai tepat di sebelah sepatu rem yang baru.
  • Pada umumnya, sepatu rem memiliki bagian depan dan belakang yang berbeda. Sepatu rem bagian depan dapat ditandai dengan bilah lapisan yang lebih pendek.
  • Untuk melonggarkan tegangan pada pegas penyetel, baliklah bagian atas sepatu rem ke arah dalam secara perlahan dan hati-hati.
  • Lepaskanlah penyetel rem.
  • Setelah semua komponen telah dilepas, lakukan pemeriksan dan bersihkan semua komponen rem tersebut agar dapat Anda gunakan kembali dan periksa gejala-gejala kerusakan atau keausan yang terjadi supaya Anda dapat melakukan penggantian komponen bila perlu.
  • Gantilah semua pegas rem dengan yang baru.
  • Penyetel rem perlu Anda lepas dan bersihkan, gunakan minyak atau oli antimacet untuk melumasi penyetel rem.
  • Mulailah pemasangan pegas dengan mengaitkannya ke sepatu rem yang baru sesuai dengan posisi awal.
  • Anda juga perlu memeriksa silinder roda rem, lakukan penggantian jika terdapat tanda-tanda kebocoran terhadap komponen tersebut.
  1. Tahap kali ini ialah pemasangan rem yang baru.
  • Anda harus membersihkan pelat rem terlebih dahulu dan melumasinya dengan sedikit minyak antimacet tepat pada bagian titik luncur dan titik jangkarnya.
  • Lakukan pemasangan penyetel rem dengan satu sisi yang merupakan ulir tangan kiri.
  • Pasang penyetel pada sepatu rem yang baru sesuai dengan tempatnya, untuk mengencangkan pegas bentangkan bagian atas komponen tersebut.
  • Pasang kembali sepatu rem pada tempatnya dan masukkan pin penahan melalui lubang yang tepat.
  • Pasang kembali pegas penahan sepatu rem dengan benar.
  • Letakkan sepatu rem ke pin silinder roda.
  • Pasang kembali tuas rem tangan.
  • Pegas balik juga perlu Anda pasang kembali.
  • Pastikan bahwa rem berada di posisi yang pas terhadap tromol rem, untuk mengaturnya Anda dapat menggunakan alat pengukur penyetelan rem.
  1. Lakukan perbandingan penempatan antara rem yang baru dengan foto yang telah Anda ambil di proses sebelumnya. Pastikan apakah terdapat perbedaan penempatan atau tidak.
  1. Langkah terakhir merupakan penyusunan kembali semua komponen.
  • Pertama Anda harus menggeser tromol baru atau permukaannya yang telah diperbaiki di bagian atas tonjolan roda.
  • Jika Anda mengalami kesulitan untuk memasang tromol gunakanlah sekrup pengunci.
  • Lakukan penyetelan rem melalui tromol atau pelat dukung sampai tromol rem terasa sedikit tertahan.
  • Pasang kembali ban dengan benar dan tepat.
  • Pastikan penyetelan rem tromol terasa sedikit tertahan. Jangan terlalu berlebihan ketika mengencangkan rem karena dapat terkunci.
  • Lepaskan penyangga.
  • Turunkan dongkrak secara perlahan.
  • Lakukan pemasangan kembali terhadap mur beserta dop roda dengan tepat.
  • Lakukan uji coba terhadap kendaraan di jalan untuk memastikan bahwa rem telah bekerja dengan baik.

© WikiHow

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *