November 16, 2018
Instalasi Suku Cadang Oto Tips

Cara Memperbaiki dan Mengganti Komponen Sistem Pendingin Mobil yang Rusak

© ShutterStock

© ShutterStock

Sistem pendingin merupakan salah satu sistem yang paling penting dalam sebuah kendaraan terkhusus mobil. Sistem pendingin ini merupakan sistem yang memiliki fungsi untuk mendinginkan berbagai komponen mesin serta untuk menjaga dan menstabilkan suhu mesin agar tidak overheat dan selalu pada temperatur kerjanya sekitar 80 – 93 derajat celcius.

Mobil termasuk golongan motor bakar, yang pasti menghasilkan panas dari proses pembakarannya. Disamping menghasilkan panas, komponen yang bergerak umumnya juga akan menimbulkan panas. Nah, bila panas ini berlebihan maka akan sangat merugikan, bisa menyebabkan kerusakan yang serius. Panas yang serius pada ruang mesin mobil juga dapat menyebabkan berbagai komponen yang memuai. Untuk itu, mesin mobil sangat perlu untuk didinginkan.

Komponen-komponen Sistem Pendingin Mobil

  • Radiator

Pada sistem pendingin, radiator berfungsi untuk mendinginkan cairan pendingin setelah menyerap panas dari mesin dengan membuangnya melalui sirip-sirip pendingin. Lebih mudahnya, untuk mendinginkan air pendingin yang telah mendinginkan mesin.

  • Kipas Radiator

Kipas radiator memiliki fungsi untuk menghembuskan udara ke arah mesin sehingga terjadi proses pendinginan.

  • Tutup Radiator

Tutup radiator berfungsi sebagai pressure valve yang menjaga tekanan di dalam ruang sirkulasi air agar tetap pada tekanan yang diinginkan.

  • Pompa Air (Water Pump)

Pompa air atau dengan nama lain water pump berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin ke seluruh sistem pendingin. Pompa air ini biasanya juga digerakkan oleh v-belt bersamaan dengan kipas pendingin.

  • Thermostat

Thermostat berfungsi untuk mengatur sirkulasi antara air panas yang ada di ruang mesin dengan air dingin yang ada di dalam kisi kisi radiator sesuai dengan suhu mesin sehingga temperatur kerja mesin tetap stabil agar tenaga mesin yang dihasilkan menjadi besar dan tentunya mesin mobil tak akan mengalami overheat.

  • Reservoir Tank

Reservoir tank memiliki kegunaan untuk menampung sementara uap air pada saat mesin panas atau sebagai tangki cadangan.

  • Tali Kipas (Fan Belt / V-Belt)

Berfungsi untuk menggerakkan kipas pendingin (kipas radiator) dan juga pompa air.

  • Water Jacket

Merupakan saluran-saluran air pendingin di dalam mesin sebagai jalan air dalam mendinginkan mesin.

Berbagai komponen sistem pendingin di atas tentu dapat mengalami permasalahan seiring dengan pemakaian serta perawatan komponen yang jarang diterapkan. Pompa air (water pump), tali kipas (v-belt), dan tutup radiator merupakan beberapa komponen yang seringkali mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi tentunya penting untuk dibenahi secepat mungkin.

coolant-flow

Ilustrasi sistem pendingin ©levintirecenter

Kali ini, Blog BeliOnderdil akan memberikan langkah-langkah untuk menganalisa serta memperbaiki berbagai komponen sistem pendingin mobil yang mengalami kerusakan. Berikut uraiannya :

Gejala Kerusakan

  • Aliran pendingin tidak stabil
  • Air pedingin cepat habis
  • Pengisian tidak stabil

Analisa Kerusakan

  • Kendurnya tali kipas
  • Tali kipas (v-belt) yang mengalami keausan
  • Rusaknya pompa air atau water pump
  • Rusaknya tutup radiator

Sebelum memulai proses pemeriksaan, perbaikan, serta penggantian komponen, terdapat beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan diantaranya ialah :

  • Water pump yang baru
  • Tali kipas yang baru
  • Kunci kombinasi 12,14 mm
  • Obeng (+) dan (-)

Tahap 1 : Melepas berbagai komponen sistem pendingin

  1. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan ialah membuka kap mesin mobil dan menyangganya.
  1. Membuang air radiator dengan cara :
  • Menyemprotkan udara pada sistem pendinginan agar air pendingin menjadi dingin.
  • Menempatkan penampung air di bawah radiator.
  • Mengendurkan tap atau sumbat dibawah radiator dan melepasnya.
  1. Melepas selang radiator dengan cara :
  • Membuka klem-klem jenis pegas seperlunya.
  • Mengendurkan klem-klem jenis kawat dengan kunci kombinasi
  • Menarik selang radiator dari dudukan rumah thermostat dan rumah pompa.
  1. Melepas tali kipas :
  • Mengendurkan beberapa putaran baut penyetel alternator.
  • Menarik tali kipas diantara puli poros engkol dan pompa air.
  • Mendorong alternator ke arah mesin sejauh mungkin, sehingga tali kipas akan mengendur.
  • Melepas tali kipas dari puli alternator, kemudian dari puli pompa air dan puli poros engkol.
  1. Melepas alternator :
  • Melepas baut penyetel dari alternator
  • Melepas baut pengunci alternator
  • Angkat alternator dan turunkan dari dudukannya dan letakkan pada tempat yang aman.
  1. Melepas pompa air :
  • Mengendurkan baut-baut pompa secara menyilang
  • Melepas pompa dari dudukannya.

 

Tahap 2 : Pemeriksaan berbagai komponen sistem pendingin

  1. Memeriksa secara visual kondisi fisik pompa air. Apakah ada keretakan atau tidak pada bagian selangnya. Jika iya, Anda perlu mengganti komponen tersebut.
  1. Membongkar konstruksi pompa air dan memeriksa konstruksinya :
  • Melepas baut penutup sirip-sirip pompa air
  • Melepas pompa air menggunakan palu atau menggunakan alat pres.
  • Memeriksa kondisi fisik dari komponen-komponen pompa air
  1. Memeriksa tali kipas dari keretakan :
  • Membalik tali kipas dan lengkungkanlah, periksa kondisi ujung tali kipas apakah terdapat keretakan atau tidak.
  1. Memeriksa tali kipas dari keausan :
  • Membalik tali kipas, memasukkan ujung tali kipas pada puli alternator dan lihat celah antara puli dan tali kipas.

 

Tahap 3 : Langkah pemasangan dan penyetelan

  1. Memasang pompa air yang baru pada blok silinder dengan gasket yang baru :
  • Membersihkan siller pada gasket dan permukaan bibir pompa air.
  • Memasang pompa air dengan mengencangkan baut secara menyilang dan merata.
  1. Memasang alternator :
  • Mengangkat alternator dan memasang pada dudukannya.
  • Memasang baut pengunci alternator ke blok silinder
  • Memasang baut penyetel alternator.
  1. Memasang tali kipas :
  • Memasang tali kipas pada puli poros engkol dan puli pompa air kemudian pada puli alternator.
  • Mengencangkan baut penyetel ketegangan tali kipas jangan sampai alternator tidak dapat ditarik ke belakang.
  • Masukkan pengungkit di antara blok silinder dan alternator, kemudian ungkit alternator ke belakang.
  • Mengencangkan baut penyetel.
  • Menyetel ketegangan tali kipas antara puli pompa air dan alternator, tegangan tali harus kurang dari 10 mm
  1. Memasang selang radiator :
  • Menghubungkan selang dari radiator ke pompa air dan kencangkan klem-klemnya.
  • Menghubungkan selang dari radiator ke rumah thermostat dan memasang klem-klemnya.
  • Mengisi air radiator dan menutupnya.

 

Untuk Anda yang membutuhkan berbagai komponen sistem pendingin dan suku cadang lainnya baik bertaraf genuine atau aftermarket, jangan bingung dan ragu untuk kunjungi situs BeliOnderdil sekarang juga. Karena hanya di BeliOnderdil, Anda akan mendapatkan berbagai kebutuhan suku cadang dengan kualitas terbaik dan harga yang menarik. Nantikan artikel informatif lainnya hanya di Blog BeliOnderdil.

 

© Bisaotomotif.com, reiza-aneka

 

Follow Me:

Related Posts