August 21, 2018
Perbaikan dan Perawatan Mobil

Cara Memeriksa Tekanan Freon AC Mobil

Jakarta, BeliOnderdil.comDalam sistem kerja AC mobil terdapat berbagai komponen yang berperan begitu penting salah satunya adalah freon atau dengan nama lain difregerant. Freon sendiri merupakan sebuah cairan yang memiliki fungsi untuk menciptakan hawa sejuk sehingga udara di dalam kabin mobil menjadi dingin.

Di kesempatan kali ini, Blog BeliOnderdil akan mengulas tentang bagaimana cara memeriksa isi freon AC mobil dengan tepat dan mudah. Freon di dalam AC mobil perlu untuk berada pada tingkat atau kadar yang tepat dan tidak boleh berlebihan. Dampak dari freon AC yang terlalu banyak ialah AC tidak akan terasa dingin, selain itu hal ini juga dapat berpengaruh kepada mesin yang bebannya akan bertambah, sehingga mobil akan terasa berat ketika AC dinyalakan karena kompresor AC perlu bekerja lebih ekstra untuk memompa refrigerant pada sirkulasi AC mobil. Tak hanya itu, tekanan freon AC yang berlebihan juga dapat membuat kondensor AC lebih panas serta terjadinya tekanan tinggi pada pipa AC high pressure.

Dalam proses mengukur tekanan freon AC mobil, Anda membutuhkan alat pengukur tekanan freon yakni manifold gauge. Terdapat dua macam manifold gauge yang dapat mengukur baik tekanan rendah (low pressure) maupun tekanan tinggi (high pressure) freon AC mobil. Manifold gauge untuk mengukur tekanan rendah berwarna biru, sedangkan untuk tekanan tinggi berwarna merah.

Untuk mengukur tekanan freon AC mobil, perlu bagi Anda untuk mengetahui bahwa manifold gauge memiliki beberapa bagian-bagian diantaranya ialah :

  1. Skala ukuran tekanan
  1. Kran
  1. Sightglassuntuk lihat aliran freon saat isi freon pada alat ukur
  1. Selang (hose)
  1. Coupleratau kopel atau naple

Selain itu Anda juga perlu mengetahui pula tekanan normal atau tekanan standar dari freon AC mobil :

  • Tekanan rendah : antara 15 psi hingga 30 psi (lihat angka 20 hingga 30 pada gauge tekanan rendah)

  • Tekanan tinggi : antara 160 psi hingga 250 psi (lihat angka 160 hingga 250 pada gauge tekanan rendah)

Setelah menyiapkan alat pengukur tekanan freon beserta tekanan standarnya, saat ini Blog BeliOnderdil akan memberikan langkah-langkah mengukur freon AC mobil dengan mudah. Berikut ulasannya :

  1. Sebelum memasang naple dari manifold gauge, perlu bagi Anda untuk memastikan posisi kran dari alat ukur tersebut berada dalam keadaan tertutup dengan memutar searah jarum jam, baik pada kran yang rendah maupun yang tinggi.

  1. Setelah kran tertutup, Anda diperbolehkan untuk mulai memasang naple biru pada service valve pipa AC bertekanan rendah serta naple warna merah pada service valve pipa AC bertekanan tinggi. Setiap mobil tentu memiliki letak service valve yang beragam, ada yang berada di kompresor, ada juga yang terdapat di pipa AC seperti yang telah dijelaskan.

  1. Cara memasang naple bertekanan rendah ataupun bertekanan tinggi dapat dilakukan dengan memutar bagian atas warna biru dan merah berlawanan arah jarum jam kemudian tarik kancingan bawah sesuai arah panah agar naple dapat masuk ke dalam service valve.

  1. Ketika naple tersebut telah masuk dan terpasang dengan pas, Anda akan mendengar suara klik. Kemudian Anda dapat memutar kancingan atas warna merah dan juga biru searah jarum jam atau ke arah open agar service valve terbuka dan freon akan mengalir serta tekanannya dapat terbaca melalui alat ukur.

  1. Berikutnya Anda perlu memastikan bahwa tekanan freon terbaca pada alat ukur serta hasilnya menunjukkan tekanan yang hampir sama karena AC belum hidup, jika AC normal tekanan akan terbaca sekitar 70 psi hingga 90 psi saat mesin masih dalam keadaan dingin.

  1. Selanjutnya, Anda dapat mencoba untuk menghidupkan mesin serta AC mobil. Ketika AC mobil dalam keadaan menyala, tekanan rendah akan turun dan terbaca sekitar 20 sampai 30 psi, sedangkan tekanan tinggi akan terbaca antara 170 psi hingga 250 psi

  1. Alat ukur akan menghasilkan tekanan yang berbeda ketika mesin dingin dengan mesin yang sudah panas. Seperti contoh ketika mesin dalam kondisi dingin tekanan yang terbaca akan menunjukkan angka 20 psi dan 180 psi, tetapi ketika mesin panas atau digas tekanan dapat berubah menjadi 25 psi untuk low pressure dan 220 psi untuk high pressure.

© otomotrip.com

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *