August 21, 2018
Oto Tips

BBM Anda Akan Hemat, Jika Suhu Mesin Tepat!

Jakarta, BeliOnderdil.comSaat sedang berkumpul bersama teman-teman klub mobil, kebanyakan dari  suatu pertemuan klub mobil, hal yang paling sering dibicarakan adalah tentang mesin mobil mereka. Biasanya mereka membandingkan, apakah mobil mereka irit atau tidak. Pada umumnya, untuk mobil dengan tipe yang sama seharusnya menunjukkan posisi jarum bensin yang sama pula jika sama-sama start dan finish secara bersamaan. Jika ada jarum bensin yang bergerak lebih sedikit , maka mereka menganggap sistem pendingin mesin pada mobilnya bekerja dengan baik dan akan bebas dari masalah overheat.
Mesin mobil akan bekerja secara optimal pada suhu yang cukup tinggi. Jika mesin bekerja pada suhu yang rendah, maka akan membuat komponen mesin cepat mengalami kerusakan, detonasi, membuat polusi dan pastinya boros bahan bakar. Untuk itu, hal terpenting yang dilakukan oleh semua produsen mobil adalah membuat pengatur suhu agar mesin cepat mencapai suhu normalnya dan menjaganya agar tetap konstan (stabil). Selain suhu kerja mesin yang ideal, untuk terjadinya proses pembakaran yang sempurna, diperlukan campuran bensin dan udara yang tepat.

 

Komposisi campuran bensin dan udara sering disebut Air-Fuel Ratio (AFR).
Idealnya AFR bernilai 14,7 . Artinya campuran tersebut terdiri dari 1 butir bensin berbanding 14,7 butir udara atau disebut dengan istilah Stoichiometry, atau sama saja dengan perbandingan udara yang dibutuhkan untuk membakar 14,7 kg udara membutuhkan 1 kg bahan bakar yang kemudian disebut perbandingan campuran udara dan bahan bakar stoikiometri (stoichiometric ratio) 14,7:1. Pada kondisi dingin, mesin memerlukan lebih banyak bensin dan putaran mesin perlu dibuat lebih tinggi agar dapat bekerja dengan baik dan tidak berguncang (coldstall).
Ketika mesin mencapai suhu kerja ideal, AFR kembali dibuat mendekati ideal (AFR = 14,7).

Stoichiometric Air-Fuel Ratios untuk bahan bakar

Mesin yang masih menggunakan karburator, proses pengaturan AFR dilakukan melalui Choke maupun Choke otomatis yang menggunakan vacuum solenoid dan temperature vacuum valve.
Pada mesin injeksi, pengaturan AFR dilakukan oleh ECU (Engine Control Unit – komputer pengatur mesin) berdasarkan referensi sensor suhu air di blok mesin (Coolant Temperature Sensor) untuk kemudian ECU mengatur putaran mesin dan debit bensin yang disemprotkan injektor.

Pengaruh Air-Fuel Ratio Terhadap Konsumsi Bensin dan Tenaga Mesin

Thermostat sebagai pengatur suhu. Mesin mobil yang menggunakan sistem pendingin air menggunakan thermostat sebagai pengatur suhu. Thermostat berfungsi sebagai katub/keran aliran air dari mesin ke radiator. Pada saat masih dingin, thermostat menutup sehingga air akan berputar-putar di blok mesin yang membuat suhu kerja ideal cepat didapatkan. Saat suhu sudah pas, maka thermostat membuka sehingga air mulai dialirkan ke radiator untuk di dinginkan agar suhu mesin tidak melebihi suhu kerjanya, ketika suhu mulai terlalu dingin thermostat kembali menutup, begitu seterusnya sehingga membuat suhu mesin menjadi stabil.

 

Dengan mencabut thermostat merupakan tindakan yang salah, karena mesin akan cukup lama mencapai suhu kerjanya, bahkan tidak pernah mencapai suhu kerja yang ideal. Suhu mesin pun menjadi tidak stabil, ketika sedang menuruni bukit atau kecepatan tinggi, suhu mesin akan menjadi sangat dingin. Mengganti thermostat bersuhu kerja lebih rendah dari yang disarankan pabrik juga membuat mesin bekerja dibawah suhu kerja ideal.

 

Jika hal tersebut terjadi, solusinya adalah apabila kita menggunakan mobil bekas atau yang sudah tua, coba untuk mencermati suhu kerja mesin mobil kita. Lihat jarum petunjuk temperatur pada panel instrumen. Coba juga sempatkan bertanya ke bengkel resmi atau ikut serta klub mobil sejenis untuk menanyakan pada posisi manakah suhu mesin kita dalam kondisi normal.

 

Bagaimana? Sudah lebih tahu kan cara kerja mesin mobil agar tetap hemat bahan bakar? Semoga bermanfaat ya!

 

©consumerreports.org

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *