August 21, 2018
Instalasi Suku Cadang Oto Tips

Aki Mobil Lemah? Lakukan Jump-start Aki

Aki yang lemah merupakan kasus umum yang seringkali terjadi pada kendaraan baik beroda dua maupun roda empat. Usia kendaraan yang telah cukup lama merupakan salah satu faktor penyebab mengapa daya aki dapat melemah. Aki mobil yang melemah tentunya menjadi masalah yang cukup signifikan bagi setiap pengendara. Mobil akan mogok secara tiba-tiba atau mesin tidak kuat untuk di-starter merupakan masalah yang akan dihadapi ketika aki mobil lemah.

Jika Anda mengalami permasalah tersebut, tidak usah khawatir. Anda dapat memperbaikinya sendiri tanpa harus membawa kendaraan ke bengkel dan mengeluarkan biaya lebih. Anda dapat melakukan perbaikan aki ini dengan istilah “jumper”. Mesin yang tidak dapat di-starter dapat Anda atasi dengan menjumper aki. Melakukan jump-start aki dapat Anda lakukan jika terdapat tanda-tanda seperti redupnya lampu depan ketika dinyalakan atau suara klakson yang bervolume rendah.

Untuk membantu Anda mengatasi permasalahan aki yang lemah, kali ini Blog BeliOnderdil akan memberikan langkah-langkah yang tepat dan mudah untuk mengecas aki atau menjumper aki. Simak dan cermati uraian berikut ini :

Tahap 1 : Sebelum Melakukan Jump-Start

  1. Tahap pertama yang perlu Anda lakukan ialah memeriksa tampilan aki secara fisik. Aki tak boleh mengalami keretakan atau bahkan kebocoran. Hindari melakukan proses jump-start jika aki mobil menunjukkan gejala-gejala akan mengalami kerusakan, karena dapat membahayakan Anda ketika mengerjakan proses tersebut.
  1. Siapkan kacamata pengaman beserta sarung tangan karet sebagai peralatan pendukung beserta pelindung bagi diri Anda untuk melakukan proses jump-start aki.
  1. Perhatikan kondisi kabel sambungan aki. Pastikan komponen tersebut tidak berkarat atau berkorosi. Segera lakukan pembersihan apabila kabel aki telah berkarat.
  1. Berikutnya, Anda harus menyiapkan dua unit mobil, satu mobil dengan aki yang masih berfungsi dengan baik, dan satu mobil yang daya akinya yang lemah. Posisikan mobil tersebut secara bersebelahan dan menghadap arah yang sama atau parkirkan mobil secara berhadapan. Yang perlu Anda perhatkan ialah jangan membiarkan kendaraan saling menyentuh satu sama lain.
  • Agar masing-masing aki mobil dapat dihubungkan dengan kabel jumper, penting untuk Anda memastikan jarak antara dua kendaraan tersebut.
  • Kabel jumper dapat meleleh dan mengeluarkan percikan api ketika Anda memaksa menghubungkan dua pasang kabel jumper dengan panjang yang berbeda.
  1. Sebelum melakuka proses jump-start, pastikan mobil dengan aki yang masih berfungsi dengan baik sedang dalam kondisi mati.

Tahap 2: Melakukan Jump-Start pada Aki yang Lemah

  1. Saat ini Anda mulai memasuki tahap melakukan jump-start aki yang lemah. Tentunya Anda perlu membuka kap mesin terlebih dahulu pada masing-masing kendaraan.
  1. Lakukan pengamatan terhadap dua terminal aki baik positif (+) maupun negatif (-) pada masing-masing aki.
  1. Selanjutnya, kedua ujung positif dari kabel jumper perlu Anda sambungkan ke terminal positif masing-masing aki. Pada umumnya, kabel jumper positif berwarna merah jika memang tidak diberi tanda yang menyatakan sebaliknya. Penghubungan kabel jumper juga perlu dilakukan secara berurutan. Pertama, Anda harus menghubungkan satu ujung kabel jumper positif terlebih dahulu ke aki yang lemah, berikutnya baru hubungkan ujung lain kabel jumper positif ke aki yang sudah dicas atau masih berfungsi dengan baik.
  1. Berikutnya kabel jumper negatif perlu disambungkan. Biasanya kabel satu ini memiliki warna hitam. Hubungkan satu ujung kabel jumper negatif ke terminal negatif aki yang masih berfungsi dengan baik.
  1. Ujung lain kabel jumper negatif perlu Anda hubungkan ke komponen logam yang berada di mobil dengan aki yang lemah. Anda dapat menghubungkan kabel tersebut ke rangka, sasis, atau komponen lain yang bersih dan terbebas dari cat atau oksidasi.
  1. Anda perlu menghidupkan mesin mobil dengan aki yang masih berfungsi dengan baik atau telah dicas. Sistem mulai bekerja atau akan mulai mengecas aki yang lemah melalui kabel jumper ketika Anda menghidupkan mesin.
  1. Hidupkan mesin mobil dengan aki yang masih berfungsi dengan baik dan biarkan kurang lebih lima menit berlalu. Aki yang lemah akan mengecas dengan sendirinya, meskipun penambahan daya aki sebenarnya membutuhkan waktu yang lebih lama.
  1. Setelah Anda melakukan proses di atas, Anda perlu menghidupkan mesin mobil yang akinya lemah. Mesin akan dengan mudah dihidupkan jika memang kabel jumper aki yang sedang dicas memiliki daya yang cukup optimal.
  • Apabila mesin mobil tak kunjung hidup, tambah waktu lima menit lagu untuk mengecas aki yang lemah.
  1. Jika mesin telah berhasil menyala, lepaslah kabel jumper dari masing-masing mobil dengan urutan yang terbalik dari proses menghubungkannya untuk menghindari terjadinya ledakan atau munculnya percikan api. Anda dapat mulai dari melepaskan kabel ground terlebih dahulu, berikutnya kabel yang tersambung ke terminal negatif aki, serta kabel yang juga terhubung ke terminal positif aki untuk melakukan jump-start, dan yang terakhir kabel yang terhubung ke terminal positif aki mobil yang lemah.
  1. Hidupkan mobil dengan aki yang sebelumnya lemah selama kurang lebih lima menit. Hal ini dapat membuat alternator mobil mengecas kembali aki.
  1. Terakhir, lakukan uji coba terhadap kendaraan yang telah di jump-start akinya setidaknya selama 20 (dua puluh) menit atau hanya biarkan mesin hidup selama waktu yang sama.

Langkah-langkah jump-start aki di atas tentu dapat Anda terapkan di rumah. Pastikan bahwa Anda melakukan langkah demi langkah dengan baik dan tepat agar permasalahan aki mobil yang lemah dapat segera teratasi. Bagi Anda yang membutuhkan berbagai aki beserta komponen suku cadang lainnya, temukan hanya di BeliOnderdil karena kami menyediakan berbagai varian suku cadang dengan kualitas yang prima.

© WikiHow

Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *